Sinner Lolos Dramatis, Djokovic Bertahan di Tengah Tekanan

Rabu, 09 Jul 2025, 00:50 WIB

LONDON – Jannik Sinner melaju ke perempat final Wimbledon 2025 dengan cara yang tak diinginkannya, Selasa (8/7),  lawannya, Grigor Dimitrov, harus mundur akibat cedera saat tengah mendominasi pertandingan. Di saat bersamaan, Novak Djokovic selamat dari ancaman kekalahan setelah bangkit dari awal buruk melawan Alex de Minaur.

Di Centre Court yang penuh sesak, Sinner, unggulan pertama, hampir terdepak lebih awal. Petenis Italia itu tertinggal 3-6, 5-7, 2-2 ketika Dimitrov, unggulan ke-19 asal Bulgaria, tiba-tiba berhenti sambil memegang otot dada kanannya. Dengan mata berkaca-kaca dan hampir tak sanggup mengangkat tangan menyapa penonton, Dimitrov harus menerima kenyataan pahit: mimpi Wimbledon pupus oleh cedera.

Ket. Foto: Sinner — Sumber: ist

“Jujur saya tidak tahu harus berkata apa. Dia pemain luar biasa. Semua bisa melihatnya. Ia juga sahabat baik saya. Jika ada sedikit saja peluang dia bisa melanjutkan, sangat layak mendapatkannya,” ujar Sinner usai pertandingan.

Dimitrov, 34 tahun, memang akrab dengan cedera. Ini adalah kelima kali berturut-turut harus mundur dari turnamen Grand Slam karena masalah fisik. Sinner sempat terpeleset di awal pertandingan dan terlihat menahan nyeri pada siku kanannya. 

Dia dijadwalkan menjalani pemeriksaan MRI untuk memastikan tingkat keparahan cedera tersebut sebelum berjumpa Ben Shelton (unggulan ke-10 dari AS) di perempat final. Shelton sebelumnya menyingkirkan Lorenzo Sonego lewat empat set.

Novak Djokovic harus bekerja keras untuk mengamankan tiket perempat final. Tertinggal 1-6 di set pertama dari Alex de Minaur, petenis Serbia itu membalik keadaan menjadi kemenangan 1-6, 6-4, 6-4, 6-4.

Bagi Djokovic, ini adalah kemenangan ke-101 di Wimbledon dan yang ke-16 kalinya mencapai perempat final turnamen ini. Di usia 38 tahun, dia kini mengincar gelar Grand Slam ke-25, rekor sepanjang masa, dan menyamai delapan gelar milik Roger Federer di All England Club.

Yang menarik, kemenangan itu disaksikan langsung oleh Federer dari barisan terdepan Royal Box. “Mungkin ini pertama kali dia menonton saya. Untung saya menang. Beberapa pertandingan sebelumnya saya kalah. Jadi bagus bisa mematahkan kutukan. Senang sekali melihat Roger kembali. Kami berbagi banyak momen di panggung besar,” ujar Djokovic. Djokovic akan menghadapi Flavio Cobolli di babak delapan besar. Petenis Italia unggulan ke-22 itu menyingkirkan Marin Cilic dalam empat set ketat: 6-4, 6-4, 6-7(4), 7-6(3).

Di sektor putri, Iga Swiatek kembali tampil meyakinkan. Unggulan keempat itu melibas Clara Tauson 6-4, 6-1. Dia melangkah ke perempat final dengan penuh percaya diri. “Akhirnya saya bisa menikmati London. Maaf sebelumnya,” ujar Swiatek sambil tertawa. Dia merujuk pada hasil buruknya di Wimbledon tahun-tahun sebelumnya.

Swiatek akan menghadapi unggulan ke-19 Liudmila Samsonova, yang menundukkan Jessica Bouzas Maneiro 7-5, 7-5. Petenis muda asal Russia, Mirra Andreeva (18 tahun), juga mencuri perhatian.

Dia mengalahkan unggulan ke-10 asal AS, Emma Navarro, 6-2, 6-3, dan lolos ke perempat final untuk pertama kali. Andreeva selanjutnya berjumpa Belinda Bencic, mantan peraih emas Olimpiade yang menyingkirkan Ekaterina Alexandrova 7-6(4), 6-4. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.