Alcaraz  dan Sabalenka ke Perempat Final Wimbledon

Selasa, 08 Jul 2025, 02:07 WIB

LONDON - Carlos Alcaraz menunjukkan kelasnya setelah sempat goyah untuk menumbangkan Andrey Rublev dan melaju ke perempat final Wimbledon, Senin (7/7). Di sisi lain, Aryna Sabalenka terus memperkuat statusnya sebagai favorit utama sektor putri dengan kemenangan keempat tanpa kehilangan satu set pun.

Alcaraz, unggulan kedua asal Spanyol, bangkit dari kekalahan set pertama dan menang 6-7 (5/7), 6-3, 6-4, 6-4 di bawah atap Centre Court. Kemenangan ini membawanya semakin dekat pada ambisi meraih gelar Grand Slam kelima dan mempertahankan trofi Wimbledon untuk kali ketiga secara beruntun.

Ket. Foto: Alcaraz — Sumber: ist

Perjalanan Alcaraz di turnamen tahun ini memang belum sepenuhnya meyakinkan. Dia kehilangan tiga set dalam tiga laga awal dan sempat tertinggal dari Rublev, unggulan ke-14 asal Russia. Namun sang juara bertahan berhasil membalikkan keadaan dengan permainan cerdas dan penuh perhitungan.

“Saya bermain sangat taktis  kali ini dan bangga. Dalam tenis, satu poin bisa mengubah segalanya. Mentalitas harus kuat. Saya selalu percaya bisa membalikkan keadaan,” ujar Alcaraz yang kini berusia 22 tahun. Selanjutnya, Alcaraz akan menghadapi petenis tuan rumah Cameron Norrie, yang menjadi harapan terakhir Inggris usai menundukkan Nicolas Jarry dari Chile dalam lima set melelahkan.

Sementara itu, di sektor putri, Aryna Sabalenka terus melaju tanpa hambatan berarti. Unggulan teratas asal Belarusia itu menyingkirkan Elise Mertens 6-4, 7-6 (7/4) untuk memastikan tempat di delapan besar. Laga ini menjadi reuni emosional bagi Sabalenka yang pernah berduet dengan Mertens di sektor ganda.

Sabalenka, yang melewatkan Wimbledon tahun lalu karena cedera bahu dan absen pada tahun 2022 akibat larangan terhadap atlet Russia dan Belarusia, tampil penuh motivasi. “Dengan dukungan kalian, saya percaya segalanya mungkin. Turnamen ini sangat spesial. Saya selalu bermimpi menjuarainya,” ucapnya kepada para penonton.

Tantangan selanjutnya datang dari Laura Siegemund asal Jerman. Sabalenka sendiri belum pernah melampaui semifinal Wimbledon, namun performanya sejauh ini mengisyaratkan ambisi menembus final perdana. Drama juga mewarnai laga lain di sektor putri saat Anastasia Pavlyuchenkova mengalahkan wakil Inggris, Sonay Kartal.

Pavlyuchenkova sempat emosi usai keputusan aneh menyusul kegagalan sistem elektronik pemanggil garis. Pada kedudukan 4-4 di set pertama, pukulan Kartal yang jelas melebar tak dikoreksi oleh sistem, memicu protes keras dari petenis Russia itu.

“Mereka mencuri gim dari saya,”  ujar Pavlyuchenkova. Meski demikian, dia mampu bangkit, merebut set pertama lewat tie-break, dan menutup laga dengan kemenangan 7-6 (7/3), 6-4. Pihak All England Club kemudian mengakui adanya "kesalahan operator" dalam sistem tersebut.

Dari sektor putra, Karen Khachanov tampil dominan saat menyingkirkan Kamil Majchrzak 6-4, 6-2, 6-3. Petenis unggulan ke-17 asal Russia itu melaju ke perempat final untuk menghadapi Taylor Fritz, unggulan kelima asal Amerika Serikat.

Fritz hanya membutuhkan waktu 41 menit untuk melangkah ke babak berikutnya setelah lawannya, Jordan Thompson asal Australia, mundur karena cedera paha saat tertinggal 6-1, 3-0. Setelah melalui dua laga awal berdurasi lima set, Fritz kini bisa sedikit bernafas lebih lega menjelang pertarungan berat di babak delapan besar. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.