Gubernur Kaltara Kunjungi Mahasiswi Diduga Jadi Korban Penyekapan dan Kekerasan Seksual di Makassar
Jumat, 15 Mei 2026, 17:22 WIBTANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang bergerak cepat memberi dukungan moril serta pendampingan dengan mengunjungi langsung mahasiswi asal Kaltara yang diduga menjadi korban penyekapan dan kekerasan seksual di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
âYa, tadi malam kita mengunjungi untuk memberikan dukungan moril dan pendampingan,â ujar Gubernur Kaltara dikonfirmasi, Jumat (15/5).
Gubernur Kaltara mengungkapkan dirinya kebetulan ada agenda di Makassar, sehingga setelah mendengar kabar ada salah seorang mahasiswi asal Kaltara diduga mengalami kejadian yang tidak mengenakan itu, ia menyempatkan diri mengunjunginya ke asrama dengan didampingi oleh pihak kepolisian dari Polsek Tamalate, Polrestabes Makassar.
Melihat kondisi yang ada, Gubernur Zainal berharap agar media massa tidak memberitakan tentang korbannya, tetapi lebih pada upaya mendorong agar kasus tersebut segera bisa terungkap.
âSaya meminta teman-teman media jangan di-blow up korbannya, tapi yang harus di-blow up itu bagaimana kita bersama-sama mencari pelaku ini,â katanya.
Menurutnya, privasi korban harus dijaga dengan tidak menyebarluaskan informasi yang dapat berdampak pada kondisi mental korban.
âKasihan dia secara psikologis. Ini yang perlu kita tangani segera dan dari psikolog kita sudah meminta bantuan,â tuturnya.
Gubernur Kaltara juga memohon bantuan kepada Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel untuk menindaklanjuti kasus tersebut sampai terungkap.
âMohon Bapak Kapolda Sulawesi Selatan untuk menindaklanjuti kasus ini sampai kasus ini terungkap,â pintanya kepada Kapolda Sulsel.
Dia juga memohon bantuan kepada masyarakat Sulsel bersama-sama dengan aparat penegak hukum untuk bisa menangkap pelaku.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, kata Zainal, berupaya maksimal membantu pemulihan psikologis dan juga terus mendampingi korban.
âItu kita carikan jalan keluar terhadap korban, kita minta pendampingan pastinya dari psikolog, sehingga bagaimana untuk mengobati trauma. Karena ini betul-betul trauma yang sangat dalam,â ungkapnya.
- Makassar
- Gubernur Kaltara
- Mahasiswi Korban Penyekapan
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Jonatan Christie Masih Selamat dari Adangan Pemain Singapura
-
Dampak Karhutla Waga Diminta Waspada! Kualitas Udara di Sejumlah Daerah Masuk Kategori Peringatan
-
Update BMKG, Hari Tanpa Hujan di Sulawesi Utara Masih Didominasi Kategori Pendek.
-
Event Akhir Pekan Jakarta 29-30 Agustus 2026: Dari Pameran FLONA Hingga Pertunjukan Balet
-
Menhan Sudan: Musuh Indonesia Disebut Musuh Sudan, Apa Maksudnya?
-
Komisi XIII DPR Buka Peluang Bentuk Badan Khusus soal TPPO
-
Integrasi Tol Didorong Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.