Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Sorong Beri Seragam Gratis untuk 17 Ribu Siswa SD-SMA

📅 Senin, 07 Jul 2025, 14:30 WIB | Oleh:
Pemkot Sorong Beri Seragam Gratis untuk 17 Ribu Siswa SD-SMA Doc: ANTARA/HO-Humas Kominfo Kota Sorong
Ket. Wali Kota Sorong Septinus Lobat didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pose bersama siswa SMP di salah satu sekolah di Kota Sorong

Sorong -- Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong, Papua Barat Daya, memberikan seragam sekolah gratis bagi sekitar 17 ribu siswa yang tersebar di seluruh satuan pendidikan negeri dan swasta mulai dari SD hingga SMA.

"Pemberian seragam sekolah gratis itu sebagai bagian dari implementasi program sekolah gratis di wilayah tersebut," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong Yuli, di Sorong, Senin.

Ia menjelaskan pemberian seragam gratis ini telah diatur dalam Peraturan Wali Kota sebagai salah satu komponen dalam program sekolah gratis.

"Kami sudah mendata ukuran seragam setiap siswa di seluruh satuan pendidikan agar seragam yang dipesan benar-benar sesuai dengan postur tubuh masing-masing anak," kata Yuli.

Ia mengatakan, seragam sekolah tersebut saat ini sedang dalam proses pemesanan dan diperkirakan akan mulai didistribusikan ke setiap sekolah pada pekan kedua Juli 2025.

Adapun jenis seragam yang diberikan, yakni seragam nasional merah putih untuk jenjang SD, putih biru untuk SMP, dan putih abu-abu untuk SMA. Selain itu, Pemkot Sorong juga memberikan seragam olahraga dan batik Papua.

"Untuk seragam batik, motifnya disesuaikan dengan permintaan masing-masing sekolah," ujarnya.

Sementara itu, untuk seragam pramuka, Yuli mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu kepastian anggaran subsidi dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.

"Kalau subsidi provinsi memungkinkan, kami juga akan adakan seragam pramuka tahun ini. Namun, jika belum memadai, pengadaan akan dilakukan secara bertahap," katanya.

Ia menegaskan pengadaan seragam sekolah gratis ini hanya diperuntukkan bagi siswa baru yang masuk di jenjang SD, SMP, dan SMA pada tahun ajaran 2025/2026.

Wali Kota Sorong Septinus Lobat menyatakan kebijakan ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung program pendidikan gratis yang juga menjadi prioritas pemerintah pusat.

"Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak di Kota Sorong yang terkendala untuk bersekolah hanya karena persoalan biaya, apalagi urusan seragam. Ini adalah komitmen kami dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia," ujar Septinus.

Menurut dia, program sekolah gratis merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk mendorong wajib belajar 12 tahun yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah, di mana biaya pendidikan tidak boleh menjadi penghalang bagi akses belajar siswa di seluruh Indonesia.

"Program ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan yang terjangkau dan bermutu, sehingga kami di daerah turut mengambil bagian dengan menyediakan fasilitas pendukung seperti seragam gratis," kata Septinus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.