Chelsea Harus Jual Pemain Agar Bisa Daftarkan Bintang Baru di Liga Champions

Senin, 07 Jul 2025, 19:15 WIB

JAKARTA - Chelsea dikenai denda besar dari UEFA senilai €31 juta (sekitar £27 juta) karena melanggar aturan keuangan organisasi tersebut. Denda ini terdiri dari pelanggaran terhadap aturan batas kerugian (football earnings rule) sebesar €20 juta dan aturan biaya skuad (squad-cost rule) sebesar €11 juta, serta berpotensi ditambah hingga €60 juta dalam empat tahun jika gagal memperbaiki kondisi keuangan.

Akibat sanksi ini, Chelsea terancam tidak dapat mendaftarkan pemain baru untuk kompetisi Eropa seperti Liga Champions musim 2025?26 dan 2026?27, hingga klub berhasil menyeimbangkan anggaran sesuai ketentuan. Untuk kembali memenuhi syarat, pihak klub harus menjual pemain guna mencocokkan belanja dengan penerimaan penjualan.

Ket. Foto: — Sumber: Getty Images

Musim panas ini, Chelsea sudah mendatangkan beberapa pemain seperti Liam Delap, João Pedro, dan Jamie Gittens semuanya memerlukan biaya amortisasi dan gaji yang semakin membengkak. Klub kini dihadapkan pada kebutuhan menghasilkan lebih dari £60 juta dari penjualan pemain, dengan nama-nama besar seperti Noni Madueke, Christopher Nkunku, João Félix, dan Raheem Sterling masuk daftar potensi jual.

Manajer baru Enzo Maresca menyatakan lebih memilih pemain yang ingin bertahan, namun tekanan finansial memaksa keputusan berbeda. Chelsea siap melepas pemain akademi seperti Trevoh Chalobah yang harganya murni laba untuk mempercepat pemulihan keseimbangan keuangan sekaligus memberi ruang bagi insert new signings.

Sanksi UEFA terhadap Chelsea ini tercatat sebagai yang terbesar dalam satu musim untuk klub Eropa, mengalahkan rekor denda pada masa sebelumnya. Selain Chelsea, dua klub Premier League lainnya—Aston Villa (denda €11 juta) dan Barcelona (€15 juta)—juga dikenai sanksi serupa karena melewati batas pengeluaran skuad dan mengalami kerugian.

Kesepakatan empat tahun dengan UEFA mencakup pengawasan ketat dan pelaporan berkala. Jika Chelsea gagal memenuhi target, mereka siap menghadapi hukuman tambahan dan batasan pendaftaran pemain. Klub pun kini bekerja keras menjual aset sebelum jendela transfer berakhir menjelang 30 Juni, agar segera pulih untuk musim Eropa mendatang.

Secara keseluruhan, Chelsea menghadapi dilema besar: melanjutkan pembelian atau menjual pemain agar bisa daftar untuk Liga Champions. Target awal pendapatan minimal £60 juta dari penjualan menandai krusialnya musim panas ini dalam menentukan masa depan kompetitif dan finansial klub.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.