Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Mataram, Ketua DPRD Imbau Semua Pihak Fokus Solusi Bukan Salahkan

📅 Senin, 07 Jul 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Mataram, Ketua DPRD Imbau Semua Pihak Fokus Solusi Bukan Salahkan Doc: Antara Foto
Ket. Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Baiq Isvie Rupaeda meninjau Sekolah Dasar (SD) Aisyiyah 2 Mataram yang masih terendam air banjir.

Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat, Baiq Isvie Rupaeda meminta semua pihak berhenti saling menyalahkan dalam peristiwa banjir yang melanda Kota Mataram pada Ahad (6/7).

"Stop, tidak boleh ada saling salah menyalahkan, karena musibah ini di luar kuasa manusia," kata Isvie saat meninjau SD Aisyiyah 2 Mataram yang masih terendam air banjir, Senin sore.



Dalam tinjauannya itu, Isvie langsung meminta BPBD NTB untuk membawa mobil tangki dan mesin air untuk menyedot air yang masih menggenangi halaman dan ruang kelas, termasuk musholla di bawah naungan organisasi Muhammadiyah tersebut.

Isvie mengatakan upaya yang dilakukan pemerintah daerah baik provinsi maupun Kota Mataram dalam mengatasi penanganan banjir di sejumlah wilayah sudah cukup optimal. Meski demikian perlu ada pembenahan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, termasuk juga oleh masyarakat di wilayahnya masing-masing.

"Perlu ada upaya penanganan semua pihak, perbaikan-perbaikan seperti drainase, pengerukan sungai akibat pendangkalan dan sampah. Jadi harus ada upaya revitalisasi," ucapnya.

Selain itu, perlu juga ada koordinasi yang baik antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kota Mataram.

"Kami minta agar pemerintah segera mengeluarkan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk membiayai pengeluaran darurat atau mendesak seperti bencana. Bila perlu juga ditambah," katanya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB melaporkan sebanyak 7.676 kepala keluarga atau setara 30.681 jiwa terdampak bencana banjir akibat hujan yang melanda Kota Mataram dan daerah sekitarnya.

Kepala BPBD NTB Ahmadi mengatakan enam kecamatan di Kota Mataram yang terdampak banjir, yakni Sandubaya, Mataram, Cakranegara, Sekarbela, Selaparang, dan Ampenan.

"Korban luka-luka sebanyak 15 jiwa dan korban mengungsi 520 jiwa. Sedangkan, korban meninggal dunia dan korban hilang masih dalam proses pendataan," ujarnya.

Ahmadi menjelaskan, sungai-sungai yang mengalir di Kota Mataram meluap dan merendam pemukiman penduduk akibat hujan intensitas sedang hingga lebat pada Ahad (6/7) mulai pukul 14.00 Wita sampai sore.

"Peristiwa itu menyebabkan puluhan mobil terseret banjir, pohon tumbang, dan tembok keliling tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Sandubaya roboh ke arah jalan.

"Kondisi saat ini sudah kondusif. Tim gabungan bersama saat ini sedang melakukan pembersihan material sisa banjir," kata Ahmadi.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.