Wamendes Dukung Menteri ESDM Percepat Penyediaan Listrik di Desa

Jumat, 04 Jul 2025, 07:48 WIB

JAKARTA - Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria mendukung komitmen dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam mendorong percepatan swasembada energi, khususnya penyediaan listrik di desa-desa yang belum dialiri listrik.

“Kami sangat senang dan mengapresiasi komitmen Pak Bahlil yang begitu kuat membangun bangsa dan negara dengan kepedulian tinggi terhadap masyarakat kecil, terutama dalam hal mempercepat penyediaan listrik di desa-desa yang masuk dalam kategori belum teraliri listrik, atau hanya sebagian waktu pengaliran listriknya," kata pria yang akrab disapa Ariza itu dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (4/7).

Ket. Foto: Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria — Sumber: antara foto

Menurutnya, langkah dan komitmen itu juga menjadi cermin keberpihakan pemerintah terhadap pembangunan desa.

Pernyataan itu disampaikan Wamendes Ariza dalam pertemuan bersama Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Penyelesaian Isu Strategis Sektor ESDM Muhammad Pradana Indraputra, yang berlangsung di Kantor Kemendes PDT pada Kamis (3/7).

Diketahui, pertemuan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut pertemuan antara Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto dan Menteri ESDM Bahlil yang telah membahas mengenai pentingnya sinergi lintas kementerian dalam percepatan pengaliran listrik desa berbasis energi terbarukan.

Dalam pertemuan lanjutan itu dibahas secara mendalam sejumlah hal. Di antaranya, rencana penyediaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk wilayah-wilayah desa yang belum tersambung jaringan listrik. Langkah itu merupakan solusi yang cepat dan efisien bagi desa dengan status desa sangat tertinggal dan desa tertinggal.

Saat ini, Wamendes Ariza mengatakan Kemendes PDT telah memberikan arahan teknis pada desa yang belum dialiri listrik.

“Kami langsung memberikan arahan teknis terkait daerah-daerah yang selama ini menghadapi kendala dalam mendapatkan akses listrik, mulai dari keterpencilan geografis, keterbatasan infrastruktur hingga minimnya skema pembiayaan lokal," ujarnya.

Ke depannya, penerapan program terkait pengaliran listrik itu akan dilakukan dengan memanfaatkan data Indeks Desa Membangun (IDM) yang saat ini terintegrasi menjadi indeks desa maupun Data SDGs Desa.

"Indeks ini siap digunakan untuk validasi target program dari Kementerian ESDM,” kata Wamendes.

Ariza juga memandang bahwa semangat dan arah kebijakan Menteri ESDM itu sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto yang mengedepankan pembangunan dari desa, dari pinggiran. Menurutnya, desa harus menjadi subjek utama dalam agenda kemandirian energi nasional.

“Ini juga merupakan wujud dari cita-cita besar Pak Prabowo Subianto dalam mewujudkan desa maju, mandiri, dan berdaulat," ujarnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Pemprov Jabar Bersama TNI-Polri dan Masyarakat Bertekad Perkuat Komitmen Keamanan

BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores

Penumpang Rasakan Mobilitas Bandung-Bali Makin Praktis Berkat Reaktivasi Bandara Internasional Husein Sastranegara 

UOB Perkuat Segmen Nasabah Premium dengan Peningkatan Manfaat Kartu Visa

Maskapai Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung

DPRD Kota Bandung: Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Hadapi Berbagai Tantangan

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Terus Bertambah! Gempa Dahsyat Flores akibatkan 33 Orang Meninggal

Warga Prancis Dievakuasi dari Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Merah Putih Sepanjang 2.026 Meter bakal Dibentangkan di Gunung Dempo

Ratusan Pendaki Bakal Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Tim SAR Evakuasi Tiga Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa NTT

HUT RI, Masuk Ancol Gratis Tanggal 17 Agustus 2026, Buruan Reservasi, Kuota Terbatas!

Penumpang KM Bukit Siguntang Ditemukan Tewas di Perairan Balikpapan

Kodam Udayana Bantu Evakuasi Warga NTT Terdampak Gempa M7,7

Gempa M7,7 Guncang Flores, Polda NTT Bentuk Command Center & Kerahkan Personel

Badan Geologi: Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores

BTS Makin Populer di Amerika, Capai Rekor Tertinggi 46% Menurut Survei

PU Kerahkan Alat Berat, Pastikan Akses Jalan NTT Tetap Terbuka Pasca Gempa 7,7 Magnitudo

Apresiasi Puan soal RUU Perampasan Aset, Hardjuno: Partisipasi Publik Perkuat Legitimasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.