- Home
-
- Megapolitan
-
- Depok Perkuat Kemandirian ...
Depok Perkuat Kemandirian Kaum Difabel sehingga Tak Bertantung pada Orang Lain
Jumat, 04 Jul 2025, 14:45 WIBDEPOK â Semua warga termasuk kaum difabel harus mampu mandiri dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memenuhi kebutuhan hidup. Maka dari itu, Pemkota Depok terus mendorong kemandirian dan produktivitas penyandang disabilitas.Â
"Komitmen yang diberikan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan disabilitas," kata Kepala Disnaker Kota Depok, Sidik Mulyono, Kamis.
Perhatian yang diberikan kepada penyandang disabilitas dengan menyerahkan bantuan berupa alat-alat pembuat minuman kopi di Rumah Autis Kecamatan Sukmajaya.
"Tujuan bantuan ini agar penyandang disabilitas memiliki keterampilan kerja yang aplikatif dan bernilai ekonomi," jelasnya. Bantuan yang diberikan mencakup mesin pembuat kopi, grinder, teko uap, peralatan penyeduhan manual, hingga perlengkapan pelatihan barista.
Sidik menyebutkan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kota Depok dalam menciptakan inklusi sosial dan ekonomi. Dia percaya bahwa setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, memiliki potensi untuk tumbuh dan berdaya.
Maka, dengan pelatihan keterampilan seperti barista, mereka akan mampu memiliki usaha sendiri ataupun bekerja di sektor kuliner yang saat ini sangat berkembang. Menurut Sidik, Rumah Autis Depok dapat menggunakan sumber daya untuk mengembangkan keterampilan. Ini bisa untuk menciptakan unit usaha unik. Bahkan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi dan mengurangi pengangguran Depok.
Sidik juga berharap dapat mendorong tumbuhnya unit-unit pelatihan kerja yang inklusif. Mereka akan dapat mendukung semangat Depok Ramah Disabilitas yang terus digaungkan pemerintah. Sementara itu, Kepala Cabang Rumah Autis Depok, Suyono, menyambut baik bantuan tersebut. Dia sangat berterima kasih.
"Kami sangat gembira dan berterima kasih atas bantuan dari Disnaker. Bantuan seperti ini memang sangat kami butuhkan sebagai sarana pelatihan keterampilan siswa-siswa di Rumah Autis," katanya.Â
Nantinya mereka dapat belajar, mandiri, dan siap memasuki dunia kerja. Mereka bisa bekerja secara formal maupun membuka usaha sendiri.Â
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Pemkab Bangka Kaji Penerapan Car Free Day di Kawasan Hutan
-
Svara Fest 2025 Siap Digelar 19-20 Juli, Jadi Melting Pot Kreativitas dan Musik
-
Bank Mandiri Dukung Digitalisasi Pasar Tradisional DKI Jakarta Lewat Program Mandiri Jali-Jali
-
Pasokan Pangan Lokal Perkuat Program MBG agar Tepat Sasaran dan Terukur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.