Simak Beberapa Tips Cara Olah Matcha Jadi Minuman Kekinian untuk Jualan
📅 Kamis, 03 Jul 2025, 17:58 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Dairy Champ
Matcha awalnya berasal dari kegiatan ritual sakral di kuil Kyoto, Jepang. Minuman berbahan dasar teh hijau bubuk ini berasal dari tradisi upacara minum teh Jepang (chanoyu), di mana setiap tegukan adalah bentuk penghargaan terhadap kesederhanaan, ketenangan, dan keseimbangan.
Tidak hanya kaya filosofi, matcha juga fleksibel untuk dikreasikan dalam berbagai sajian baru, mulai dari latte creamy, ice blend, hingga dessert. Tidak heran telah menjadi menu minuman favorit di kafe-kafe modern, dan menjadi tren kuliner minuman yang tidak hanya nikmat, tapi juga penuh makna dan tak lekang oleh waktu.
Di Indonesia, matcha menjadi salah satu tren kuliner paling digandrungi, terutama di kalangan generasi muda. Melihat tren ini, tim riset Dairy Champ, merek krimer kental manis yang telah dipercaya oleh ratusan pelaku UMKM kuliner di Indonesia memberi beberapa tips membuat matcha creamy kekinian yang bisa jadi peluang usaha.
1. Pilih Bubuk Matcha dengan Grade yang Tepat
Gunakan matcha culinary grade untuk minuman agar rasa dan warnanya tetap kuat walau dicampur susu atau pemanis. Jika ingin rasa yang lebih premium, bisa coba ceremonial grade untuk menu spesial. Matcha berkualitas biasanya mempunyai warna hijau cerah alami dan aroma yang lebih bersahaja (earthy) dan segar.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Seduh Matcha dengan Benar
Hindari menuang air mendidih langsung ke bubuk matcha, sebab dapat membuat rasanya menjadi getir. Seduh matcha menggunakan air hangat dengan suhu ideal 70–80°C agar rasa umaminya tetap keluar dan warna hijaunya tetap cerah. Jika pakai chasen (Japanese bamboo whisk), aduk dengan gerakan cepat berbentuk M atau W agar tekstur larut sempurna dan berbusa cantik.
Jika tidak ada chasen, bisa menggunakan milk frother atau shaker sebagai alternatif. Saring bubuk matcha atau gunakan sendok untuk menghancurkan gumpalan sebelum diseduh agar hasil akhir lebih halus dan mudah larut.
Sebaiknya Anda baca juga:
3. Gunakan Campuran untuk Rasa yang Lebih Creamy
Matcha tradisional ala Jepang umumnya menonjolkan rasa asli yang earthy dan sedikit pahit. Namun di Indonesia, matcha kekinian justru digemari karena cita rasanya yang creamy, lembut, dan manis seimbang.
Untuk menciptakan karakter rasa seperti itu bisa dengan mengombinasikan susu evaporasi dan kental manis Dairy Champ. Campuran ini membantu menghadirkan sensasi creamy yang konsisten serta memanjakan lidah, cocok jadi minuman signature.
Marketing Manager PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi melihat fenomena tren matcha kekinian ini sebagai peluang menarik bagi pelaku usaha minuman. Tren minuman berbasis matcha yang semakin digemari masyarakat membuka peluang bagi pelaku usaha untuk berinovasi dalam menciptakan menu yang sesuai dengan selera pasar.
“Produk kental manis dan susu evaporasi Dairy Champ diformulasikan dari perpaduan susu skim dan buttermilk, sehingga mampu menghasilkan tekstur creamy dan cita rasa gurih yang khas. Kombinasi ini sangat sesuai untuk mendukung kreasi minuman matcha kekinian yang berkualitas. Dairy Champ siap mendukung kreasi UMKM dengan produk yang menghasilkan tekstur creamy dan rasa yang cocok dengan selera pasar Indonesia,” jelas Dodi.
4. Kreasikan Menu Signature yang Unik
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!