Coco Gauff Tersingkir dari Wimbledon di Babak Pertama

Kamis, 03 Jul 2025, 01:00 WIB

JAKARTA - Unggulan kedua dan juara French Open Coco Gauff mengalami kekalahan mengejutkan pada babak pertama Wimbledon, menambah daftar unggulan yang tersingkir lebih awal.

Dalam pertandingan larut malam, Selasa (1/7) atau Rabu pagi WIB, petenis nomor 42 dunia Dayana Yastremska menumbangkan petenis nomor dua dunia Gauff 7-6(3), 6-1 dalam waktu satu jam 19 menit.

Ket. Foto: Petenis AS Coco Gauff. — Sumber: AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU

"Yastremska bermain hebat," kata Gauff dalam konferensi pers pascapertandingannya, seperti disiarkan WTA.

"Saya melihat undian dan tahu itu akan menjadi pertandingan yang sulit bagi saya. ... Saya melawannya di lapangan tanah liat, dan saya rasa permukaan itu sedikit lebih cocok untuk saya, dan itu masih merupakan pertandingan tiga set yang sulit."

Gauff adalah unggulan Top 5 ketiga yang kalah pada babak pertama Wimbledon, menyusul kekalahan mengejutkan dari unggulan ketiga Jessica Pegula dan unggulan kelima Zheng Qinwen. Gauff memenangi gelar tunggal Grand Slam keduanya di Roland Garros bulan lalu tetapi tidak pernah menang (0-2) sejak saat itu.

Yastremska menampilkan permainan tenis terbaiknya untuk meraih kemenangan kedua dalam kariernya atas petenis Top 2, dan yang pertama sejak ia mengalahkan petenis nomor dua saat itu Karolina Pliskova di Wuhan 2019.

"Saya tahu hari ini akan sulit. Saya punya peluang, tapi ya, begitulah adanya," ujar petenis AS itu.

"Itu pertandingan yang agak sulit. Saya benar-benar bersemangat," kata Yastremska.

"Saya benar-benar menikmati bermain di Lapangan 1. Saya punya kenangan indah dari lapangan ini, meskipun tahun lalu saya kalah di sana dari Donna Vekic."

"Saya masih punya kenangan indah. Lapangan ini memberi saya banyak energi. Saya benar-benar merasakannya hari ini," ujar petenis Ukraina itu.

Meskipun ada perbedaan 40 peringkat dalam peringkat mereka saat ini, ini adalah pertandingan yang ditunggu-tunggu banyak orang ketika undian keluar. Yastremska pernah berada di peringkat 21 WTA, dan dia melangkah dengan berani ke semifinal Australian Open tahun lalu sebagai kualifikasi.

Selain itu, Yastremska memiliki permainan lapangan rumput yang kuat tahun ini. Sebelum Wimbledon, dia memenangi enam dari delapan pertandingan di lapangan tersebut, berakhir sebagai runner-up Nottingham (kalah dari McCartney Kessler di final) dan mencapai perempat final Eastbourne (kalah dari finalis Alexandra Eala).

Yastremska yang berusia 25 tahun mempertahankan performa solidnya, menentang daftar unggulan dan rekor head-to-head-nya 0-3 melawan Gauff.

"Saya merasa cukup baik di lapangan rumput," kata Yastremska.

"Saya menjalani beberapa pertandingan. Tujuan utama saya adalah agar pertandingan hari ini menjadi diri saya sendiri, bersikap terbuka, dan bebas dalam mengambil keputusan dan cara bermain saya. Jadi, saya rasa saya melakukannya dengan baik hari ini."

Yastremska kini telah memenangi pertandingan babak pembukaannya di enam dari tujuh Grand Slam terakhirnya. Hasil terbaiknya di Wimbledon adalah babak 16 besar pada 2019.

Sementara itu, Gauff kalah di babak pertama Wimbledon dalam dua dari tiga tahun terakhir.

Ia adalah juara bertahan French Open ketiga yang kalah dalam pertandingan babak pertama turnamen major berikutnya Wimbledon di era modern Open, bergabung dengan Justine Henin pada 2005 (kalah dari Eleni Daniilidou) dan Francesca Schiavone pada 2010 (kalah dari Vera Dushevina).

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.