Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rowing Indonesia Jalani Uji Coba Internasional Jelang SEA Games 2025

📅 Rabu, 02 Jul 2025, 16:56 WIB | Oleh:
Rowing Indonesia Jalani Uji Coba Internasional Jelang SEA Games 2025 Doc: ANTARA/Fajar Satriyo
Ket. Atlet dayung putra Indonesia disiplin rowing La Memo saat menjalani pelatihan nasional (pelatnas) persiapan menuju Olimpiade Paris 2024 di Wisma Atlet Dayung PB PODSI, Margaluyu, Pangalengan, Selasa (2/7).

JAKARTA - Tm nasional rowing Indonesia menjalani serangkaian uji coba dengan mengikuti kejuaraan internasional sepanjang pertengahan tahun 2025 sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand pada 9–20 Desember.

Pelatih timnas rowing Muhammad Hadris mengatakan keikutsertaan dalam berbagai ajang internasional penting untuk menambah jam terbang atlet sekaligus menjadi bagian dari proses seleksi akhir menuju pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.

“Kami rencanakan lima sampai enam kejuaraan internasional,” kata Hadris kepada Antara via telepon, Rabu (2/7).

Indonesia telah mengawali rangkaian uji coba internasional dengan mengikuti World Rowing Cup 2025 di Varese, Italia, pada 13–15 Juni, kemudian dilanjutkan dengan Koninklijke-Holland Beker 2025 di Amsterdam, Belanda, pada 28–29 Juni.

“Di Italia, kondisi perairannya tenang, dan beberapa atlet mencatatkan waktu terbaik mereka. Sementara di Belanda, tantangan lebih berat karena angin kencang dan gelombang tinggi. Ini jadi pembelajaran penting bagi atlet,” katanya.

Dari hasil dua ajang tersebut, Hadris menyebut para atlet menunjukkan progres yang positif. Sebagian besar atlet yang diturunkan merupakan atlet senior dan kelompok usia di bawah 23 tahun (U-23), sebagai bagian dari regenerasi timnas.

Dari Belanda, timnas akan melanjutkan uji coba ke dua kejuaraan di China, termasuk World Rowing Championship di Shanghai pada 21–28 September. Selain itu untuk U-23 dijadwalkan berlaga di Kejuaraan Dunia Rowing U-23 di Polandia pada 23-27 Juli.

“Vietnam juga direncanakan menjadi tuan rumah Asian Rowing Championship pada akhir Oktober, tapi statusnya masih tentatif,” kata Hadris.

Menurut dia, kejuaraan Asia tersebut akan menjadi ajang uji coba terakhir sebelum tim ditetapkan untuk SEA Games. “Kemungkinan besar atlet yang kami turunkan di sana sudah merupakan tim inti untuk SEA Games,” ujarnya.

Hadris menambahkan saat ini komposisi tim belum final dan masih terus dievaluasi melalui ajang-ajang internasional yang diikuti. Entry by name untuk SEA Games diperkirakan akan dilakukan pada September, sehingga dua bulan ke depan menjadi waktu krusial untuk menentukan komposisi final.

“Kami masih punya waktu untuk evaluasi. Penampilan di kejuaraan internasional ini akan menjadi tolok ukur,” katanya.

Saat ini terdapat 29 atlet yang berlatih di Pelatnas Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dan 18 di antaranya telah masuk dalam Surat Keputusan (SK) Kemenpora. Sisanya merupakan atlet yang dibina oleh Pengprov dan dibiayai dengan skema kerja sama atau swadaya.

Terkait dengan target medali, Hadris menegaskan tujuan utama dari rangkaian uji coba ini bukan semata mengejar podium, melainkan meningkatkan kualitas performa dan kesiapan tanding atlet yang selama ini minim jam terbang di dalam negeri.

“Kompetisi dalam negeri sangat terbatas. Sementara di luar negeri, atlet bisa ikut enam sampai delapan lomba dalam setahun. Itu sangat berpengaruh terhadap peningkatan performa,” ujar Hadris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.