Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Semarang Dorong Sambiroto Jadi Kampung Proklim Lestari Unggulan

📅 Rabu, 02 Jul 2025, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Semarang Dorong Sambiroto Jadi Kampung Proklim Lestari Unggulan Doc: Antara
Ket. Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin saat meninjau Verifikasi Lapangan Proklim Lestari oleh Kementerian Lingkungan Hidup di Sekretariat Bank Sampah Resik Sejahtera, RW 08, Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Semarang.

Semarang - Pemerintah Kota Semarang memberikan dukungan penuh kepada Kelurahan Sambiroto menjadi Kampung Proklim Lestari yang menjadi program dari Kementerian Lingkungan Hidup.

"Panjenengan yang berada di Tembalang pernah tahu posisi seperti apa banjir di dataran tinggi. Dengan demikian, bisa memberikan manfaat pada masyarakat yang ada di Semarang," kata Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, di Semarang, Rabu (2/7).

Hal tersebut disampaikannya saat Verifikasi Lapangan Proklim Lestari oleh Kementerian Lingkungan Hidup di Sekretariat Bank Sampah Resik Sejahtera, RW 08, Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Semarang.

Ia mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Ketua ProKlim RW 08 Heru bersama masyarakat dalam mengelola dengan baik persoalan lingkungan di wilayah tersebut.

"Dulu semua persoalan itu masih sangat besar. Ada undang-undang mengatakan bahwa dalam 'Zero delta Q' sebetulnya setiap rumah sudah tidak boleh lagi menghasilkan air yang menjadi 'run off'," katanya.

Pada 2025, Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang telah mendaftarkan 27 lokasi ProKlim pada Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI), dan yang berhasil sampai tahap verifikasi langsung (offline) l, yakni RW VIII, Kelurahan Sambiroto, Tembalang, beserta dengan para mitra binaan pendukung.

"Bukan pada persoalan menang kalah dalam persoalan ProKlim. Bukan kami hanya ingin mendapatkan juara. Juara adalah hadiah, bonus dari upaya mitigasi, dari upaya adaptasi, sehingga kota yang kita cintai bisa menjadi sebuah kota yang berketahanan atau resiliensi," katanya.

Kelurahan Sambiroto telah menghasilkan sumur resapan dan juga biopori dalam upaya melaksanakan "Zero delta Q", yang merupakan sebuah konsep pengelolaan air yang bertujuan untuk memastikan setiap pembangunan baru tidak menyebabkan peningkatan debit air.

Dalam upaya mengurangi limbah sampah yang akan menyebabkan banjir, Kelurahan Sambiroto melakukan daur ulang, pengomposan, dan kegiatan 3R (recycle, reuse, reduce).

Salah satu contohnya adalah kreasi kerajinan "ecobrick", seperti baju dan tas dari limbah plastik, lampu hias dari pipa bekas, dan bunga hias dari majalah bekas.

Sebelumnya, pada tahun 2024 Kota Semarang juga telah meraih penghargaan di tingkat nasional untuk ProKlim Lestari di Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, dan ProKlim Purwokeling di RW 10 Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Dari Perajin Lokal ke Manca...
Luar Negeri
Teknologi Semakin Jadi Anda...
Ekonomi
OJK dan Pimpinan DPR Bahas ...
Nasional
Proses Pengosongan Kawasan ...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.