Musikal Petualangan Sherina: Aktor Cilik Cerdas Bertutur
📅 Selasa, 01 Jul 2025, 23:30 WIB | Oleh: OpikMenariknya, pemeran Sherina dan Sadam seperti yang diperankan oleh Gynta dan Shal, baru saling mengenal saat proses latihan.
Koneksi yang terjalin selama latihan inilah yang kemudian membentuk kualitas akting mereka di atas panggung.
Mama Shal, Novi Syarief sangat senang melihat bagaimana anaknya ini berkembang pesat setelah ikut teater.
Shal, dkk tidak hanya belajar menyanyi dan berakting, tetapi juga menguasai stamina untuk bernyanyi sambil bergerak hingga berlari. Sebuah tantangan besar yang berhasil mereka taklukkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih dari itu, musikal ini menjadi medium edukasi karakter yang efektif. "Di situ kan ceritanya itu tuh ada bully, misalnya ya, jadi mereka tahu gitu bahwa oh ini tuh ini dia si Sadam ini ada bandelnya, tapi dia pemberani," jelas Novi.
Anak-anak jadi bisa menangkap inti dari suatu karakter dan membedakan sifat yang patut ditiru dan yang tidak.
Peningkatan kecerdasan verbal juga sangat terlihat. Kata-kata "tak terduga" yang terlontar dari bibir Gynta, seperti "alay" untuk menggambarkan karakter tertentu, menunjukkan kemampuan mereka dalam memahami cerita secara otodidak.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Setelahnya berkembang ya, jadi yang ngikut ini tuh mereka tuh jadi bisa punya pandangan tentang cerita ini tentang karakter ini," kata Novi, menegaskan bahwa pengalaman di panggung teater, yang menuntut ekspresi lebih, turut memperkaya perbendaharaan kata dan kemampuan berekspresi anak-anak secara organik.
Kemandirian dan Disiplin dari Panggung Teater
Perjuangan dan transformasi juga dialami oleh Annabella Farizky (Ann). Mama Ann, Defria Kirana bercerita tentang komitmen putrinya yang mencengangkan. Setelah terpilih di audisi daring, mereka langsung terbang ke Jakarta. Ann bahkan sempat ngekos bersama neneknya demi dekat lokasi latihan. "Itulah perjuangan," ujar Defria.
Defria sangat merasakan dampak positif teater. "Jauh banget perbedaannya Ann dari yang kemarin sama yang sekarang, yang sekarang lebih wise, lebih tepat waktu," jelasnya.
Ann menjadi lebih terstruktur, mandiri, dan disiplin. "Disiplin itu yang mungkin enggak bisa diajarin dari sekolah aja," tegas Defria.
Musikal juga mengajarkan anak-anak untuk beradaptasi, membangun rasa percaya diri, empati, dan sikap yang lebih baik. Defria yakin kesenian adalah medium ampuh untuk mencerdaskan generasi bangsa, baik kognitif, emosional, maupun sosial.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!