Ini Lokasi Penahanan Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AL di Terminal Arjosari Malang
📅 Selasa, 01 Jul 2025, 19:45 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Ananto Pradana
MALANG - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota menyatakan tiga tersangka pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI Angkatan Laut (AL) di Terminal Arjosari, Kota Malang, telah ditahan sementara waktu di Polda Jawa Timur.
"Iya (penahanan) kami titipkan ke Polda Jawa Timur. Nanti mungkin langsung ke lapas (Malang)," kata Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa.
Adapun para tersangka dalam dugaan kasus pengeroyokan terhadap seorang prajurit TNI Angkatan Laut tersebut, yakni AM, MN, dan DS.
Yudi menjelaskan bahwa penempatan lokasi penahanan ketiga tersangka di Polda Jawa Timur karena alasan keamanan.
"Itu untuk keamanan saja," ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski ditahan di Polda Jawa Timur, proses penyelidikan dugaan kasus pengeroyokan ini tetap ditangani oleh Polresta Malang Kota.
Saat ini, Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Malang Kota sedang mengembangkan penyelidikan, setelah sebelumnya telah meminta keterangan beberapa saksi.
"Kami sudah meminta keterangan kepada tiga orang (saksi)," ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski demikian, ia belum bersedia membeberkan kronologi dugaan pengeroyokan tersebut. "Yang jelas, ketiga tersangka yang kini telah ditahan itu merupakan bukan berasal dari luar kota, melainkan adalah warga asal Kota Malang. Iya mereka warga Kota Malang," kata Yudi.
Sementara itu, Kepala Terminal Tipe A Arjosari Mega Perwira Donowati menyatakan dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh AM, MN, dan DS terhadap korban terjadi pada Kamis (26/6).
"Kejadian itu terjadi pada Kamis malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Untuk penyebabnya masih belum tahu," kata Mega.
Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka pada bagian wajah, kepala, dan mata.
Korban saat itu juga langsung dibawa menuju Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) di Kota Malang untuk mendapatkan perawatan intensif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!