Dorong Kolaborasi Keselamatan Kerja, PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak Bagikan APD untuk TKBM
Selasa, 01 Jul 2025, 20:02 WIBMEMPAWAH â Sebagai salah satu pelabuhan internasional strategis yang berada di wilayah barat Indonesia, Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, memainkan peran penting dalam mendukung konektivitas logistik nasional dan memperkuat arus perdagangan ekspor-impor.
Dengan prospek pertumbuhan aktivitas bongkar muat yang semakin meningkat, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi elemen krusial dalam mendukung operasional pelabuhan yang aman dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara operator pelabuhan dan tenaga kerja kembali ditegaskan oleh PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas Cabang Pontianak lewat kegiatan Safety Awareness yang digelar di Terminal Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat yang diselenggarakan pada Senin 30 Juni 2025.
Branch Manager PTP Cabang Pontianak, Suwanda, menyampaikan bahwa keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab manajemen, tetapi juga hasil dari kesadaran kolektif di lapangan.
âKami percaya bahwa pelabuhan yang aman berangkat dari pekerja yang paham risiko dan disiplin menjalankan prosedur. Melalui pembekalan ini, kami ingin membangun kepercayaan bahwa setiap orang di pelabuhan punya peran menjaga keselamatan bersama,â ujar Suwanda dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/7).
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun budaya kerja yang aman, disiplin, dan profesional di kawasan pelabuhan.
Sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), kegiatan ini menyasar 43 peserta yang terdiri dari Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan pekerja di lingkungan Pelindo Group. Materi yang diberikan mencakup pemahaman mendalam tentang prosedur keselamatan kerja, penggunaan alat pelindung diri (APD), hingga simulasi penanganan kondisi darurat.
Sebagai bentuk nyata komitmen terhadap keselamatan, PTP juga membagikan helm dan rompi keselamatan kepada seluruh TKBM peserta pelatihan. Bantuan APD ini diharapkan mendukung standar kerja yang lebih tertib dan profesional.
Koordinator TKBM Terminal Kijing, Are Sunaryo, menambahkan pentingnya kedisiplinan dalam bekerja di area pelabuhan.
âKedisiplinan adalah kunci. Prosedur sudah disiapkan, tinggal bagaimana kita patuh dan konsisten menjalankannya,â ujarnya.
Sementara itu, perwakilan KSOP Kelas I Pontianak sebagai pembina TKBM menegaskan bahwa penggunaan APD dan kepatuhan terhadap regulasi perusahaan bukan hanya kewajiban, tapi bentuk perlindungan diri yang paling dasar.
Menambah perspektif, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Mempawah, Ismi Fairuzzabadi dan Grasela Anggreni, hadir sebagai narasumber. Keduanya menekankan pentingnya penerapan prinsip K3 dalam industri pelabuhan yang sarat risiko dan padat aktivitas fisik.
Melalui kegiatan ini, PTP Nonpetikemas ingin membangun ekosistem pelabuhan yang tidak hanya efisien secara operasional, tetapi juga unggul dalam aspek keselamatan kerja dan kesejahteraan SDM-nya.
- PTP Nonpetikemas
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Harga Emas di Pegadaian Sabtu Pagi: UBS Rp3,055 Juta/Gr dan Galeri24 Rp3,039 Juta/Gr
-
BI Kaltim Antisipasi Lonjakan Permintaan, Rp2,18 Triliun Uang Kartal Disiapkan
-
Dubes Pakistan di Jakarta Soroti Resolusi PBB Terkait Isu Kashmir yang Belum Terselesaikan
-
Cegah Kenakalan Remaja, Polda Kalteng Bentuk Polisi Siswa
-
Program Berani Sehat Telah Lindungi 141.282 Warga Sulawesi Tengah
-
Atasi Knicks, Thunder Lanjutkan Dominasi di NBA
-
Lawan Narkoba! UTD PMI Makassar dan BNN Sulsel Resmi Berkolaborasi.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.