Guardiola: Piala Dunia Antarklub Bisa Hancurkan Manchester City

Senin, 30 Jun 2025, 15:55 WIB

JAKARTA - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menyuarakan kekhawatirannya terkait minimnya waktu istirahat yang dimiliki timnya menjelang bergulirnya musim baru Liga Primer Inggris. Ia menilai keikutsertaan City dalam Piala Dunia Antarklub 2025 dapat memberikan dampak negatif yang besar terhadap performa timnya.

City baru saja menutup musim domestik mereka pada 25 Mei, namun sudah harus membuka kampanye Piala Dunia Antarklub pada 18 Juni di Philadelphia, hanya berselang tiga minggu. Mereka dijadwalkan menghadapi Al-Hilal di babak 16 besar pada Senin (23/6) di Orlando. Jika City berhasil mencapai final yang akan digelar pada 13 Juli, mereka hanya memiliki waktu sekitar satu bulan untuk mempersiapkan diri menghadapi musim baru Liga Primer yang dimulai pada 16 Agustus.

Ket. Foto: Manajer Manchester City, Pep Guardiola — Sumber: Reuters

Guardiola mengaku tidak bisa memprediksi dampak pasti dari padatnya jadwal tersebut, namun ia khawatir hal itu bisa menghancurkan timnya secara fisik dan mental.

“Saya bisa bilang, jadi dengarkan, kami adalah bencana. Kami kelelahan. Piala Dunia menghancurkan kami. Saya tidak tahu seperti apa dampaknya, karena ini pertama kalinya dalam hidup kami mengalaminya. Jadi kita lihat saja nanti.” ujarnya.

Ia juga menyatakan pemahaman terhadap kritik yang dilontarkan mantan manajer Liverpool, Juergen Klopp, yang sebelumnya menyebut perluasan format Piala Dunia Antarklub menjadi 32 tim sebagai “ide terburuk dalam sepak bola.”

“Juergen dan saya sering berada di sisi yang sama saat rapat UEFA atau diskusi soal kalender Liga Primer. Kami selalu membahas bagaimana meningkatkan kualitas kompetisi, memberikan waktu istirahat yang layak bagi pemain dan manajer,” jelas Guardiola.

“Jadi, komentarnya tidak mengejutkan saya. Saya sepenuhnya memahami argumennya, karena saya pun akan membela pendapat yang sama," tambahnya 

Format baru Piala Dunia Antarklub memang mendapat sorotan karena dilaksanakan di masa pramusim, periode yang seharusnya digunakan klub-klub untuk pemulihan dan persiapan taktis. Dengan tekanan tinggi di berbagai kompetisi, Guardiola mengisyaratkan bahwa manajemen beban dan rotasi pemain akan menjadi kunci bagi City untuk tetap kompetitif sepanjang musim depan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.