Eddy Soeparno Sebut Komitmen Kuat Presiden Prabowo tentang Energi Terbarukan Bakal Bawa Indonesia Wujudkan Swasembada Energi
Sabtu, 28 Jun 2025, 11:38 WIBJAKARTA - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy Soeparno menyambut positif pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian sejumlah proyek energi terbarukan di Cepu, Kamis (26/6) lalu.
âIndonesia selama ini memang menghadapi sebuah paradoks. Di tengah-tengah berlimpahnya sumber energi fosil dan terbarukan yang kita miliki, kebutuhan energi nasional masih bersumber dari impor,â jelas Eddy dalam keterangnya di Jakarta, Sabtu (28/6).
âBayangkan saja, kita impor 1 juta barel minyak mentah per hari, kita impor LPG untuk memasak, belum impor solar dan minyak tanah. Melalui pengembangan sumber-sumber energi terbarukan yang kita miliki, Indonesia tidak saja mengurangi bahkan menihilkan impor energi ke depannya, tetapi juga menjadi salah satu negara penghasil sumber energi baru dan terbarukan (EBT) terbesar di Asia,â kata Eddy.
Eddy menjelaskan, multiplier effect transisi energi terhadap perekonomian Indonesia sangat positif dalam bentuk investasi di sektor energi terbarukan, transfer of technology, penyerapan tenaga kerja serta penguatan sektor industri dalam negeri yang menunjang proyek-proyek EBT.
âDari aspek investasi, kita tidak hanya akan melihat investasi di sektor EBT saja, namun efeknya adalah masuknya industri-industri baru yang proses produksinya mewajibkan mereka menggunakan sumber EBT, seperti data center, produsen sepatu olah raga dan pakaian dan usaha lainnya yang berorientasi ekspor,â jelas Eddy.
Menurut Doktor Ilmu Politik UI ini, selain dari berbagai manfaat ekonomi yang bisa kita petik melalui pengembangan sektor EBT, kita juga akan membangun pilar ekonomi baru ke depannya, yakni ekonomi karbon.
âSaya meyakini, Indonesia akan menjadi salah satu negara terbesar penghasil kredit karbon yang akan dibutuhkan pelaku-pelaku usaha dalam dan luar negeri yang membutuhkannya untuk meng-offset emisi karbon yang mereka hasilkan. Ini adalah peluang ekonomi yang sangat besar dan dapat menjadi sumber pendapatan negara yang sangat berarti,â lanjutnya.
Waketum PAN ini mengajak seluruh pemangku kebijakan dan pelaku usaha untuk mempercepat proses transisi energi kita dalam rangka menciptakan ketahanan dan swasembada energi.
"Ketahanan dan swasembada energi akan menjadi pilar utama yang menunjang pertumbuhan ekonomi dengan berdasarkan pada platform berkelanjutan," tutupnya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Dubes Uni Emirat Arab Temui Pimpinan MPR Eddy Soeparno Tindak Lanjuti Perluasan Kerja Sama Bidang Energi Terbarukan
-
Sampah Bisa Jadi Energi! Pekanbaru Terapkan Teknologi Waste to Energy
-
Pemprov DKI Jakarta Siap Ikuti Arahan Pemerintah Pusat soal Kebijakan WFH
-
BMKG: Hujan Diprakirakan Guyur Wilayah DKI Jakarta pada Minggu Siang
-
Pertumbuhan Energi Surya Mendorong Energi Terbarukan Global untuk Lampaui Energi Batubara pada Tahun 2025
-
Trump dan Xi Jinping akan Bertemu di Beijing 14-15 Mei 2026
-
LA Lakers Menang atas New Orleans Pelicans 110-101
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.