Apa Itu Regenerative Tourism dalam Kampung Main untuk Anak. Tertarikkah Bocah-bocah
Jumat, 27 Jun 2025, 11:56 WIBJAKARTA â Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk menarik wisatawan. Uniknya, sekarang anak-anak juga menjadi target. Makanya, Kementerian Pariwisata akan menghadirkan dan mempromosikan program aktivasi "Kampung Main" untuk mengenalkan desa wisata kepada anak-anak. Memang sekarang sekolah sedang libur.
"Kehadiran program Kampung Main ini patut kita apresiasi,â ujarnya. Keterlibatan 18 mitra Co-branding Wonderful Indonesia menandakan bahwa kepedulian terhadap regenerative tourism tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga stakeholder lainnya.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menyatakan, melalui program yang berkolaborasi dengan para mitra Co-Branding Wonderful Indonesia ini diharapkan anak-anak bisa membawa dampak positif dalam membangun masyarakat yang lebih baik.
Program aktivasi Kampung Main ini dijadwalkan berlangsung di lima kota berbeda. Pertama, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta tanggal 26-29 Juni. Kedua, Kiara Artha Park, Bandung 4-6 Juli.
Ketiga, Pasar Wiguna Taman Ambarrukmo Yogyakarta 5-6 Juli. Keempat, Kidzania, Surabaya 11-13 Juli dan kelima, Secret Garden Village, Tabanan tanggal 11-13 Juli.
Made berharap kerja sama serta dukungan berbagai pihak mampu menciptakan dampak positif berkelanjutan bagi lingkungan, masyarakat, dan ekonomi.
Sementara itu, Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Kemenpar, Firnandi Gufron, menjelaskan aktivasi Kampung Main menciptakan bentuk kepedulian nyata bagi keberlangsungan alam dan lingkungan dengan melibatkan wisatawan, terutama anak-anak.
Harapannya, partisipasi generasi muda dalam aktivasi Kampung Main ini bisa memotivasi tindakan nyata untuk menjaga alam, budaya, serta lingkungan saat berwisata. Firnandi menjelaskan, dalam program aktivasi "Kampung Main" ini, para mitra co-branding akan mengajak peserta untuk melakukan beragam kegiatan yang mengandung edukasi. Kegiatan tersebut di antaranya mencoba permainan tradisional, DIY coloring, story telling, berfoto dengan properti desa wisata, dan beragam kegiatan menarik lainnya.
Para pengunjung juga berkesempatan mendapatkan hadiah produk-produk mitra co-branding Wonderful Indonesia. Mereka juga berpeluang memenangkan liburan ke Desa Wisata dengan mengunggah pengalaman di Kampung Main Co-Branding Wonderful Indonesia ke media sosial.
Selain mengikuti beragam kegiatan seru, pengunjung juga bisa menikmati karya seni instalasi yang dibuat dari limbah barang bekas seperti botol kaca, botol plastik, kertas, dan potongan kain atau pakaian.
"Program aktivasi Kampung Main ini bukan sekadar menyuguhkan hiburan serta edukasi dampak lingkungan semata, namun juga memberikan sebuah tanggung jawab kepada generasi muda untuk bisa berpartisipasi aktif dalam hal menjaga pelestarian desa wisata di berbagai daerah," kata Firnandi.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Ekonomi 2026 Disetel Kencang, Prabowo Bidik Target Pertumbuhan di 5,4 Persen
-
Anomali Iklim Picu Lonjakan Wabah Chikungunya di Dunia
-
Beri Efek Jera, Dishub Jaksel Cabut Pentil dan Angkut 20 Kendaraan Parkir Liar di Pancoran
-
Banjir menerjang delapan kecamatan di Jember
-
Pemkot Tangsel Berlakukan Status Tanggap Darurat Sampah
-
Pelestarian Bahasa Ibu di Kaltim, Kemendikdasmen Gandeng Komunitas Literasi
-
Desa Wisata Naik Kelas, Komisi VII DPR Ungkap Kunci Suksesnya Ada di Kearifan Lokal!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.