Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bekasi Ajak Pengusaha Muda Berkolaborasi Bangun Ekonomi Daerah

📅 Kamis, 26 Jun 2025, 11:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bekasi Ajak Pengusaha Muda Berkolaborasi Bangun Ekonomi Daerah Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menerima suvenir saat menghadiri musyawarah III Badan Pengurus Cabang Hipmi Kabupaten Bekasi, Jawa Barat

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, mengajak segenap jajaran pengurus organisasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau Hipmi untuk berkolaborasi membangun daerah khususnya dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat menghadiri Musyawarah III Badan Pengurus Cabang (BPC) Hipmi Kabupaten Bekasi, di Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang, Rabu (25/6), mengatakan Hipmi merupakan organisasi yang beranggotakan para pengusaha muda dari berbagai bidang dengan potensi besar yang bisa dimanfaatkan untuk membantu mengakselerasikan pembangunan daerah.

"Mereka bergerak di berbagai bidang. Makanya saya mengajak mereka berkolaborasi, bantu Pemerintah Kabupaten Bekasi mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan," katanya pula.

Menurut dia, keberadaan lebih dari 7.800 perusahaan di kawasan industri harus bisa dioptimalkan dan peran aktif para pengusaha muda dibutuhkan untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Anggota Hipmi juga bisa merekrut masyarakat yang belum bekerja untuk dilibatkan dalam kegiatan usaha. Dengan cara ini, langkah konkret mengurangi pengangguran dapat segera diwujudkan.

"Misal satu kecamatan bisa membawa 100 orang untuk bekerja. Contoh kecil, pengadaan kaos, baju seragam, atau alat tulis kantor untuk perusahaan, itu bisa libatkan pengusaha muda," katanya lagi.

Asep juga menekankan pentingnya inovasi di kalangan pengusaha muda. Salah satunya dengan mendorong generasi muda terlibat dalam sektor pertanian dengan cara yang lebih modern.

Upaya itu dinilai mampu meningkatkan ekonomi lokal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Produk-produk lokal juga bisa dipasarkan dengan nama yang khas sesuai daerah asal.

Sektor pertanian dapat dikembangkan lebih inovatif tanpa harus bekerja di sawah secara langsung. Kalangan muda bisa berperan dalam rantai pemasaran produk pertanian dari desa.

"Anak muda turun ke sawah tidak harus mencangkul, tapi jadi market. Misal gabah diolah jadi beras, dikemas UMKM, lalu dipasarkan dengan branding khas desa," katanya pula.

Dirinya menilai dukungan pemerintah terhadap pengusaha muda dapat berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan asli daerah. Salah satu caranya adalah dengan menggerakkan ekonomi masyarakat melalui UMKM dan pengurangan pengangguran.

"Kalau pengangguran berkurang, beban pemerintah pasti berkurang. Akhirnya uang itu bisa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat," kata dia.

Pendapatan asli daerah, ujar dia pula, bukan semata-mata dihitung dari pemasukan langsung ke kas pemerintah. Penurunan angka kemiskinan dan pengangguran secara tidak langsung juga akan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Ia berharap kepengurusan baru Hipmi Kabupaten Bekasi ini lebih solid dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menuntaskan beragam isu strategis melalui program-program kerja yang terukur serta penuh inovasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Kendalian Inflasi, Bulog Le...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.