PSG Melaju, Atletico Tersingkir Tragis

Rabu, 25 Jun 2025, 07:35 WIB

SEATTLE— Paris Saint-Germain dan Botafogo (Brasil) memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 meski melalui jalur berbeda. PSG tampil meyakinkan saat menundukkan Seattle Sounders (Amerika Serikat) 2-0 di Seattle. Sedangkan Botafogo melaju meski kalah 0-1 dari Atletico Madrid yang akhirnya tersingkir secara dramatis.

PSG datang ke laga pamungkas Grup B dengan misi bangkit usai kekalahan mengejutkan dari Botafogo. Di hadapan 50.628 penonton Lumen Field, Selasa (24/6) tim berjuluk Les Parisiens langsung mengambil kendali meski tak sepenuhnya mengeluarkan kemampuan terbaik.

Ket. Foto: Bek Paris Saint-Germain, Nuno Mendes dan gelandang Seattle Sounders, Georgi Minoungou, berebut bola di pertandingan Grup B Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, di Stadion Lumen Field di Seattle, Selasa (23/6). — Sumber: AFP/Pablo PORCIUNCULA

Gol pembuka dicetak Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-35. Gelandang asal Georgia itu secara tidak sengaja membelokkan tembakan Vitinha yang semula tampak melenceng, namun justru berubah arah dan menaklukkan kiper Seattle, Stefan Frei.

Seattle berupaya membalas, termasuk memanfaatkan kesalahan Gianluigi Donnarumma yang memberikan peluang kepada Jesus Ferreira. Namun, tendangannya melambung, menandai kegagalan sang tuan rumah untuk memaksimalkan momentum.

Gol kedua PSG lahir di babak kedua, menit ke-66. Bradley Barcola yang baru masuk memberikan umpan manis ke Achraf Hakimi. Bek asal Maroko itu mengontrol bola dengan tenang sebelum menyelesaikan peluang menjadi gol ke-10-nya musim ini.

“Itu bukan pertandingan mudah. Lapangannya berbeda dari yang kami hadapi di Eropa. Bola memantul seperti kelinci. Tapi kami bisa beradaptasi. Seattle bermain dengan intensitas dan kualitas,” ujar pelatih PSG, Luis Enrique.

Kemenangan tersebut memastikan PSG lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup dengan selisih gol lebih baik dari Botafogo. Mereka akan menghadapi runner-up Grup A di Atlanta, hari Minggu mendatang. Seattle tersingkir dengan tiga kekalahan dari tiga laga.

Sia-sia

Nasib berbeda dialami Atletico Madrid yang juga meraih kemenangan di pertandingan terakhir. Tim asuhan Diego Simeone menekuk Botafogo 1-0 lewat gol Antoine Griezmann pada menit ke-87 di Rose Bowl, Pasadena. Namun, hasil tersebut tak cukup untuk membawa mereka ke babak berikutnya.

Dengan kemenangan itu, Atletico mengakhiri fase grup dengan enam poin, sama seperti PSG dan Botafogo. Sayangnya, selisih gol menjadi penentu. PSG (+5) dan Botafogo (+1) unggul atas Atletico (0). Ini membuat Griezmann dan kolega harus angkat koper meski menang di dua laga terakhir.

“Kami frustrasi. Enam poin ternyata tidak cukup. Saya bangga dengan perjuangan anak-anak. Mereka memberikan segalanya,” ujar Simeone usai pertandingan. Laga berlangsung dalam suhu tinggi, menyulitkan kedua tim. Botafogo sebenarnya tampil penuh semangat di awal laga.

Jefferson Savarino langsung mengancam di menit-menit awal, namun Jan Oblak tampil sigap di bawah mistar. Atletico mulai mendominasi seiring berjalannya pertandingan. Julian Alvarez hampir mencetak gol di menit ke-41, namun tembakannya diblok Alexander Barboza.

Di pengujung babak pertama, insiden di kotak penalti Botafogo sempat membuat VAR turun tangan. Alvarez tampak dijatuhkan, tapi wasit membatalkan penalti karena pelanggaran sebelumnya dilakukan pemain Atletico.

Di babak kedua, Atletico terus menggempur pertahanan Botafogo. Tim asal Brasil itu memilih bertahan dan sesekali mengandalkan serangan balik cepat. Peluang terbaik mereka hadir di menit ke-67 lewat tendangan voli Igor Jesus, namun Oblak berhasil menepis bola.

Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Griezmann memecah kebuntuan. Menyambut umpan silang Alvarez, sang penyerang melepas tembakan keras yang menjebol gawang Botafogo. Sayangnya, gol itu datang terlambat dan tak mampu mengubah nasib Atletico. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.