Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meski Iran-Israel Gencatan Senjata, Menteri Karding Tetap Monitor Keselamatan Pekerja Migran di Timteng

📅 Rabu, 25 Jun 2025, 15:29 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Meski Iran-Israel Gencatan Senjata, Menteri Karding Tetap Monitor Keselamatan Pekerja Migran di Timteng Doc: istimewa
Ket. Dampak perang

WONOSOBO - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengatakan pihaknya telah mempersiapkan sejumlah mitigasi untuk pekerja migran Indonesia yang terdampak konflik antara Israel, Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Menteri Karding menjelaskan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenaP2MI) terus memonitor sekitar 2.000 pekerja migran Indonesia yang berada di Qatar. KemenP2MI juga sudah memberikan imbauan dan informasi menghindari dampak konflik setelah pangkalan militer Amerika Serikat di Qatar diserang Iran. 

“Sedang kita mitigasi dengan melakukan pendataan terus. Yang kedua, memberikan informasi hal-hal yang bisa dilakukan kalau ada apa-apa,” kata Menteri Karding saat melauncing tiga desa menjadi Desa Migran Emas di Gedung Serba Guna Desa Jlamprang, Wonosobo, Rabu (25/6/2025).

Selain itu, Menteri Karding menyebut, KemenP2MI telah berupaya meminta agar warga negara Indonesia (WNI) pekerja migran di Qatar menjauhi daerah berpotensi konflik ke lokasi yang lebih aman demi menjaga keselamatan. 

“Kita coba mendorong mereka untuk berpindah ke tempat yang aman. Saya sudah minta Dirjen Pelindungan (KemenP2MI) untuk berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri atau Keduaan Besar RI yang ada di Qatar dan tadi pagi mereka sudah melaporkan langkah-langkah mitigasi yang disiapkan,” ujarnya.

Menteri Karding memastikan bahwa KemenP2MI akan selalu hadir memberikan pelindungan terhadap seluruh pekerja migran Indonesia yang berada di daerah konflik.

“Kami akan memastikan bahwa seluruh pekerja migran Indonesia yang ada di daerah-daerah impact conflict seperti Qatar, itu akan kita lindungi, akan kita jaga dan kita hadir sebagai negara untuk melindungi mereka,” tegasnya.

Serangan Iran ke pangkalan militer Amerika Serikat di Pangkalan Udara AlUdeid, Qatar, terjadi pada Senin malam (23/6/2025). Beberapa jam setelah serangan tersebut, dua pihak utama yang berkonflik Iran dan Israel mengumumkan sepakat melakukan gencatan senjata setelah perang selama 12 hari di Timur Tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPRD Kota Semarang Dukung MPLS Ramah Memperkuat Karakter

42 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
DPRD Kota Semarang Dukung M...

Pemprov Maluku Luncurkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.