Mensos Pastikan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat Segera Terima SK Pengangkatan
Rabu, 25 Jun 2025, 14:38 WIBJAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf memastikan para guru dan kepala Sekolah Rakyat akan segera menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan resmi yang baru, yakni dari Kementerian Sosial (Kemensos).
âSK tersebut diterbitkan oleh Kementerian Sosial. Jadi nantinya mereka merupakan staf Kemensos nantinya,â kata Saifullah Yusuf saat ditemui seusai berdialog bersama para wali calon siswa Sekolah Rakyat tahap pertama di Pusdiklat Kesos Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (25/6).
Ia menjelaskan bahwa kepala Sekolah Rakyat adalah aparatur sipil negara (ASN), dengan latar belakang pengalaman memimpin satuan pendidikan. Sementara itu, guru dapat berasal dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan pemerintah daerah, maupun yang diangkat melalui mekanisme rekrutmen Kementerian Sosial.
âNamun semuanya harus melalui proses seleksi yang transparan dan sah. Setelah seleksi wawancara yang saat ini sedang berlangsung untuk tahap pertama, dan akan selesai dua-tiga hari lagi, barulah ada SK resmi dan mereka sah menjadi bagian dari Sekolah Rakyat,â katanya.
Saifullah mengakui bahwa ada sejumlah calon guru dan kepala sekolah yang mengundurkan diri, selain dari kepastian SK, juga karena lokasi penempatan sekolah dinilai terlalu jauh dari tempat tinggal atau karena telah diterima di instansi lain.
âMemang ada, tapi perlu diluruskan bahwa yang mengundurkan diri adalah calon guru atau kepala sekolah yang masih dalam tahap wawancara. Ini wajar-wajar sajalah,â ujarnya.
Terlepas dari situ, ia memastikan bahwa Program Sekolah Rakyat ini banyak sekali peminatnya dan tidak kekurangan guru, kepala sekolah ataupun tenaga pendidikannya.
"Faktanya, kita punya banyak cadangan. Program ini tidak kekurangan sumber daya,â katanya menegaskan.
Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berasrama yang digagas pemerintah untuk memberi kesempatan belajar kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya yang masuk kategori miskin ekstrem.
Pada sekolah tahap pertama program ini ditargetkan mulai berjalan pada 14 Juli 2025, di 100 lokasi dari berbagai daerah, mulai dari ujung barat Aceh-ujung timur Jayapura. Pada tahap ini, pemerintah akan menampung 9.755 siswa, dibantu 1.554 guru dan 3.990 tenaga pendidikan.
- Mensos
- Kepala Sekolah Rakyat
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
PLN UP3 Meulaboh Bangun Jaringan Listrik Baru untuk Huntara di Desa Lawet Aceh Barat
-
Prabowo Kunjungi Jepang, Perkuat Kerja Sama Strategis dari Perdagangan hingga Teknologi
-
Rupiah Hari Ini Tergelincir Pelan-pelan: Pasar Tahan Napas Tunggu Sinyal The Fed
-
Pramono Ingatkan Selasa Besok Jakarta Diguyur Hujan Deras
-
Spotify Upgrade Fitur Lirik Global: Ada Terjemahan, Mode Offline, dan Tampilan Baru
-
Viral Pernyataan Zakat, Nasaruddin Umar Luruskan: Bukan Tinggalkan, tapi Perluas Filantropi
-
iQOO 15R Resmi Hadir: Cek Harga dan Spesifikasi di Sini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.