Suporter Amerika Selatan Meriahkan Piala Dunia Antarklub
Selasa, 24 Jun 2025, 07:35 WIBMIAMI, NEW YORK, AS â Suporter Amerika Selatan tampil sebagai bintang sejati Piala Dunia Antarklub edisi terbaru. Namun, atmosfer pesta yang mereka bawa belum merata di seluruh Amerika Serikat, negara tuan rumah yang belum sepenuhnya tersentuh demam sepak bola meski turnamen ini diikuti oleh klub-klub elit dunia.
FIFA berharap versi terbaru turnamen ini, yang kini diikuti 32 tim, mampu meningkatkan gairah terhadap olahraga ini di negeri yang selama ini setengah hati terhadap "the beautiful game". Apalagi, AS bersiap menjadi tuan rumah bersama untuk Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko.
Dengan sekitar 1,5 juta tiket terjual hanya dalam beberapa hari pembuka, turnamen ini memperlihatkan jurang yang jelas antara kota tuan rumah yang sukses dan yang gagal menarik massa.
Dari hanya dua pertandingan, Boca Juniors berhasil "mencaplok" Hard Rock Stadium di Miami, mengubahnya menjadi semacam replika La Bombonera yang bergemuruh. Sebanyak 55.574 penonton hadir saat Boca menghadapi Benfica, dan atmosfer yang sama kembali terasa saat 63.587 penonton menyaksikan kekalahan mereka dari Bayern Munich pada hari Sabtu (21/6).
âSaya sudah lama berkarir di sepak bola dan mengalami banyak hal. Tapi ada momen ketika saya berharap bisa menjadi pemain lagi, malam ini adalah salah satunya,â kata pelatih Bayern, Vincent Kompany, usai laga kontra Boca.
âSuporter mereka luar biasa. Suasananya sengit dalam cara terbaik... inilah yang saya cintai dari sepak bola.â
Kehadiran Lionel Messi bersama Inter Miami pada laga pembuka, serta Real Madrid yang juga ambil bagian, menjadikan Miami Gardens sebagai ibukota sepak bola Amerika dengan rata-rata kehadiran penonton mencapai 60.626 orang per laga. Hard Rock Stadium sendiri mampu menampung hampir 66.000 penonton dan biasa menjadi tuan rumah Super Bowl.
Messi bahkan menciptakan sejarah tersendiri lewat tendangan bebasnya yang membawa Inter Miami menang 2-1 atas Porto, momen bersejarah karena untuk pertama kalinya klub dari kawasan CONCACAF mengalahkan tim Eropa di turnamen resmi FIFA.
Brasil juga tampil mengesankan. Botafogo mengejutkan Paris Saint-Germain dengan kemenangan 1-0, sementara Flamengo menggulung Chelsea 3-1. Awal manis ini menegaskan dominasi Amerika Selatan dalam turnamen.
âSaya suka melihat bagaimana Botafogo dan tim-tim Brasil dan Argentina merayakan kemenangan mereka, bagaimana mereka bersatu. Saya cinta itu,â ucap manajer Manchester City, Pep Guardiola.
âSaya suka ketika pertandingan berlangsung ketat, dan orang-orang terkejut tim Eropa kalah. Selamat datang di dunia nyata, teman-teman.â
Namun, dengan format 32 tim, tidak semua laga berjalan seimbang. Bayern menggilas Auckland City 10-0âtim asal Selandia Baru yang sebagian besar berisi pemain amatir.
Beberapa kota seperti Los Angeles berhasil menyedot perhatian, seperti ketika 80.619 penonton memadati Rose Bowl untuk menyaksikan PSG vs Atletico Madrid. Namun, kota lain gagal menciptakan atmosfer serupa.
Di Orlando, hanya 3.412 penonton yang hadir di Inter&Co Stadium (kapasitas 25.500) untuk laga Ulsan vs Mamelodi Sundowns. Di Cincinnati, laga Pachuca vs Salzburg hanya ditonton 5.282 penonton dari kapasitas 26.000 kursi di TQL Stadium.
âSuasananya agak aneh,â ujar pelatih Chelsea Enzo Maresca usai timnya menang 2-0 atas LAFC di stadion raksasa Mercedes-Benz Atlanta yang berkapasitas 71.000, tapi hanya diisi sedikit lebih dari 22.000 penonton.
Tantangan utama penyelenggara adalah mengisi stadion besar yang biasa dipakai untuk NFL,olahraga utama di AS, dengan jadwal padat yang bisa mencakup empat laga per hari.
Meski stadion-stadion kecil khusus sepak bola tersedia, turnamen ini menjadi ujian awal untuk venue-venue besar yang diharapkan penuh sesak saat Piala Dunia 2026 digelar.
Namun sejauh ini, bukannya warga lokal, justru para suporter fanatik dari luar negeri yang tampil sebagai nyawa turnamen ini. Jika FIFA berharap warga AS akan menyerbu tiket untuk menonton sepak bola kelas dunia, realitasnya justru menunjukkan: para pelancong akan jadi pihak yang paling bersemangat mengisi stadion-stadion tahun depan.
- Piala Dunia Antarklub
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.