Lawan Banjir Rob dengan Pesta Pernikahan

Selasa, 24 Jun 2025, 13:38 WIB

JAKARTA – Menunggu hilangnya banjir rob baru pesta pernikahan mungkin hanya mimpi. Sebab pemprov Jakarta tak mampu mengatasi banjir rob dari gubernur ke gubernur.

Maka, pasangan pengantin tak mau menunggu Jakarta bebas rob baru menikah. Mereka justru menyelenggarakan pesta pernikahan saat rob. Banjir rob tak menyurutkan niat berpesta pernikahan.

Ket. Foto: pengantin kebanjiran — Sumber: ist

Warga RW 22 Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara tetap menggelar resepsi pernikahan saat banjir rob atau banjir pesisir mengepung kawasan padat penduduk tersebut, pada hari Senin (23/6) malam.

"Resepsi pernikahan tetap berlangsung di saat banjir karena undangan sudah disebar oleh pihak keluarga," kata Ketua RW 22 Kelurahan Pluit Jakarta Bani Sadar di Jakarta, Selasa.

Sebelum pernikahan berlangsung, penghulu harus digendong menuju lokasi pernikahan. "Jadi, penghulu yang menikahkan digendong menuju lokasi nikah. Syukurlah tetap berlangsung, meski banjir datang," kata dia.

Ia mengatakan sudah dua hari banjir rob merendam kampung nelayan Muara Angke Penjaringan Jakarta Utara.

Banjir ini merendam ratusan rumah yang menyebar di 11 RT yang ada di RW 22 Muara Angke Kelurahan Pluit. Mayoritas warga kampung Muara Angke tetap bertahan di rumah.

Sementara itu, ketinggian air di Jalan Dermaga Ujung Senin (23/6) malam mencapai 90 centimeter (cm. Sedangkan di pemukiman warga yang ada di dekat lokasi mencapai 50 cm hingga 80 cm. "Sejumlah tamu juga hadir di resepsi ini meski digelar di tengah situasi banjir," katanya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.