- Home
-
- Megapolitan
-
- Dampak Supermoon, Warga Pe...
Dampak Supermoon, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspadai Banjir Rob hingga 7 Januari
Sabtu, 03 Jan 2026, 11:45 WIBJAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan potensi banjir pesisir (rob) yang diperkirakan terjadi hingga 7 Januari 2026.
Peringatan ini dikeluarkan setelah BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok yang melaporkan adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan Fase Bulan Purnama dan Perigee (Supermoon).
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, kombinasi kedua fenomena tersebut dapat memicu peningkatan tinggi muka air laut secara signifikan di wilayah pesisir utara Jakarta.
Isnawa menyampaikan, puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 06.00â12.00 WIB, dengan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak.
Wilayah-wilayah tersebut meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, hingga kawasan Kepulauan Seribu.
âMasyarakat pesisir perlu meningkatkan kesiapsiagaan mengingat durasi pasang tinggi bisa berlangsung beberapa hari berturut-turut,â ujarnya, Jumat (2/1) dikutip dari Beritajakarta.
BPBD DKI Jakarta mengimbau warga untuk mewaspadai perubahan kondisi cuaca serta dinamika air laut yang bisa berubah cepat. Selain itu, warga juga diingatkan untuk menghindari aktivitas di daerah pesisir yang berisiko terkena banjir rob, terutama saat puncak pasang.
âPastikan juga sistem drainase di sekitar rumah tetap berfungsi baik untuk menghindari terjadinya genangan air,â katanya.
BPBD DKI Jakarta juga meminta masyarakat memantau informasi resmi melalui kanal digital pemerintah seperti Peringatan Dini Gelombang Pasang di bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, aplikasi JAKI untuk melaporkan genangan, serta situs pantaubanjir.jakarta.go.id untuk memperoleh pembaruan kondisi secara real-time.
âLayanan darurat gratis 112 juga telah disiapkan pemerintah untuk merespons situasi darurat dan laporan masyarakat yang membutuhkan pertolongan,â tandasnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
AHY: Banjir Rob dan Penurunan Muka Tanah Jadi Ancaman Serius
-
Jawa Barat Juara Umum FORNAS VIII 2025, Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Bonus Besar
-
DKP Meminta Nelayan DIY untuk Tunda Melaut Saat Gelombang Tinggi
-
Sinner Tak Antusias dengan Format Baru Cincinnati Masters
-
Pertemuan Ilmiah Nasional PAAI
-
Bek Athletic Bilbao Yeray Alvarez Dihukum 10 Bulan karena Kasus Doping
-
Kritik Keras Program MBG, Siapakah Dokter Tan Shot Yen yang Bilang Burger dan Spageti Bukan Menu Bergizi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.