Marc Marquez Sempurna di Mugello
Senin, 23 Jun 2025, 06:53 WIBMUGELLO â Marc Marquez menutup akhir pekan yang sempurna di Mugello dengan kemenangan impresif di MotoGP Italia, Minggu (22/6). Ini sekaligus memperkuat posisinya di puncak klasemen dalam perburuan gelar juara dunia ketujuh kalinya.
Start dari pole position, pembalap tim pabrikan Ducati itu harus berjuang dalam duel sengit melawan adiknya sendiri, Alex Marquez, serta rekan setim Francesco Bagnaia. Persaingan intens di lap-lap awal membuat posisi terdepan silih berganti, hingga akhirnya Marquez mengunci pimpinan balapan pada lap kesembilan.
Ini menjadi kemenangan kelima Marquez dari sembilan seri musim ini, serta yang pertama di sirkuit Mugello sejak 2014. Dia juga meraih kemenangan di sprint race sehari sebelumnya, membuat akhir pekan di Italia menjadi miliknya secara mutlak.
âSaya tahu balapan ini akan emosional, terutama di Mugello, tapi saya hanya fokus pada kecepatan dan strategi. Ini akhir pekan yang sempurna dan salah satu kemenangan paling berarti dalam karir saya bersama Ducati,â ujar Marquez. Kemenangan ini memperlebar jarak Marquez dengan Alex di klasemen menjadi 40 poin. Sementara itu, Bagnaia, harus puas finis keempat dan kini tertinggal jauh, terpaut 110 poin dari Marquez.
Kekecewaan terasa di tribun penonton lokal. Bagnaia, yang sebelumnya memenangkan tiga edisi terakhir MotoGP Italia, kehilangan posisi podium di dua lap terakhir setelah disalip oleh Fabio Di Giannantonio dari tim satelit VR46 Racing.
Sebelumnya, Marquez sempat mendapat sambutan negatif dari sebagian penonton Mugello saat sprint race pada hari Sabtu. Sorakan itu bahkan membuat manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, turun tangan langsung ke tribun penonton dan memprotes keras perilaku mereka. Namun, pada hari Minggu, atmosfer berubah saat Marquez menunjukkan kelasnya.
Dengan lima kemenangan di balapan utama serta lima kemenangan sprint sejauh ini, termasuk di Thailand, Argentina, Qatar, dan Aragon, Marquez kini menjadi favorit utama untuk menyamai rekor tujuh gelar milik Valentino Rossi. Rossi adalah legenda yang hubungannya dengan Marquez penuh ketegangan sejak insiden kontroversial di Sepang 2015.
Jika berhasil, Marquez hanya tinggal satu gelar lagi untuk menyamai rekor sepanjang masa milik Giacomo Agostini (8 gelar di kelas 500 cc). âSaya tidak pikirkan itu sekarang. Saya hanya menikmati momen dan terus bekerja. Tapi saya tahu berada di jalur yang tepat,â ujar Marquez. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Penukaran tiket MotoGP Mandalika 2025
-
Duel Panas Marquez-Bagnaia Berlanjut ke MotoGP Belanda
-
Valentino Rossi: Sepanjang Karier Jorge Lorenzo Rival Terkuat di Lintasan
-
Fermin Aldeguer Juara MotoGP Indonesia
-
Ini Enam Tim yang Sudah Melaju ke Perempat Final dan Jadwal Piala Dunia Antarklub
-
Kemenekraf Dukung “Dims The Meat Guy” Jadi Juri Ajang Kuliner di Belanda
-
Sudah Diduga, Qatar dan Arab Saudi Tuan Rumah Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.