Bank Jakarta Harus Lebih Baik
📅 Senin, 23 Jun 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Ilham Kausar
JAKARTA -Untuk menjaga nama baik, kadang produk perlu dibuat nama baru (rebranding). Itulah yang terjadi pada Bank Jakarta yang merupakan buah rebranding Bank DKI.
Belum lama ini gelombang kasus menimpa Bank DKI. Banyak pejabat yang ditangkap. Mungkin untuk menghindari berbagai image buruk tersebut, Manajemen Bank DKI dimatikan dan diganti nama dengan Bank Jakarta.
Manajemen melakukan rebranding nama dan logo menjadi Bank Jakarta. Ini sebagai salah satu bentuktransformasi strategis untuk menatap masa depan dengan cara baru, lebih kuat, adaptif dan profesional.
“Ini adalah penanda transformasi strategis perusahaan,” kata Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo saat peluncuran perubahan nama bank tersebut. Peluncuran diselenggarakan di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan, Minggu.
Dia mengatakan bahwa perubahan yang dilakukan tidak sekadar nama dan logo, tetapi mencerminkan arah baru, semangat baru dan komitmen baru yang lebih kuat kepada masyarakat Jakarta dan Indonesia. Semoga saja begitu. Sebab yang baru selalu seperti itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Agus menyebutkan, rebranding nama dan logo ini juga karena perubahan zaman, ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi, perkembangan teknologi bergerak begitu cepat. Selain itu kompetisi meluas, tidak hanya dari bank lain tetapi juga dari perusahaan teknologi finansial yang inovatif dan agresif.
Manajemen BUMD Jakarta bidang keuangan dan perbankan tersebut menyadari sepenuhnya untuk tetap relevan. “Kami tidak cukup hanya bertahan. Kami harus bertransformasi dan transformasi itu dimulai dari identitas kami,” katanya.
Inilah latar belakang dari keputusan untuk melakukan rebranding sebagai simbol bahwa perusahaan siap menatap masa depan dengan cara baru, yang lebih kuat, adaptif dan profesional. Ia juga menjelaskan rebranding ini bukan berdiri sendiri. Ini adalah bagian dari langkah berkelanjutan yang sedang dijalankan, yaitu transformasi digital untuk menghadirkan layanan berbasis ekosistem.
Sebaiknya Anda baca juga:
Langkah ini meliputi perbaikan proses bisnis untuk peningkatan produktivitas bisnis, kualitas kredit dan dana murah, penguatan manajemen resiko dan tata kelola, modernisasi infrastruktur teknologi informasi (IT) dan keamanan siber
Semua langkah ini, menurut Agus, berujung pada satu tujuan besar: menjadikan Bank Jakarta sebagai institusi keuangan yang tumbuh sehat, dipercaya dan berdaya saing tinggi.
“Peluncuran ini kami selenggarakan di taman literasi, sebuah ruang publik yang mencerminkan nilai-nilai pembelajaran, keterbukaan, keberanian tumbuh dan semangat kolaborasi,” katanya.
Ini sejalan dengan komitmen Bank Jakarta untuk membuka lembaran baru menjadi bank yang tidak hanya kuat secara finansial, tapi juga berperan dalam mencerdaskan, memberdayakan, dan menginspirasi masyarakat kota Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!