Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Atasi Polusi Plastik, Menteri LHK Serukan Aksi Kolektif di Forum HLH

📅 Minggu, 22 Jun 2025, 17:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Polusi Plastik, Menteri LHK Serukan Aksi Kolektif di Forum HLH Doc: Antara
Ket. Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq (tengah) mengunjungi peserta pameran usai membuka Expo dan Forum di Jakarta, Minggu (22/6).

Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengharapkan kolaborasi nasional dapat dicapai dalam Expo dan Forum Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2025 untuk menangani ancaman polusi plastik melalui aksi lintas sektor.

"Polusi plastik bukan sekadar isu lingkungan, ini adalah krisis yang mengancam ekosistem, kesehatan, dan masa depan kita. Kita harus bergerak bersama dengan aksi nyata yang kolektif dan kolaboratif," kata Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq saat membuka Expo dan Forum di Jakarta, Minggu (22/6).

Hal itu sesuai dengan tema "Hentikan Polusi Plastik" yang menjadi tema Hari Lingkungan Hidup untuk tahun ini.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan sebagai rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup 2025 yang diperingati setiap 5 Juni secara global, Hanif mengatakan acara itu menjadi panggung peluncuran berbagai kebijakan baru seperti Proper dan Adipura versi terbaru, serta sistem penilaian kinerja pemerintah daerah dalam perlindungan lingkungan.

Sebuah sinyal kuat bahwa KLH/BPLH tak hanya menargetkan kesadaran publik, tetapi juga reformasi struktural dalam tata kelola lingkungan hidup nasional.

Dalam sambutannya, Hanif mengutip data global dan nasional yang mengkhawatirkan. Pada 2023 saja, Indonesia menghasilkan 10,8 juta ton sampah plastik, dan lebih dari 6 juta ton di antaranya tidak terkelola dengan baik.

"Tanpa intervensi serius, pada 2050 separuh sampah kita akan berupa plastik," katanya.

Untuk itu, KLH/BPLH telah menggulirkan berbagai langkah strategis, yakni pelarangan plastik sekali pakai secara bertahap hingga 2029, penghentian impor sampah plastik, penguatan kebijakan Extended Producer Responsibility (EPR), hingga pembangunan waste-to energy di 33 kota besar.

Dia juga mengingatkan bahwa KLH/BPLH memberikan sanksi tegas bagi pemerintah daerah yang masih melakukan open dumping yang diberlakukan mulai Maret 2025.

Expo dan Forum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 sendiri berlangsung pada 22-24 Juni 2025 di Jakarta, menampilkan 78 peserta pameran dari berbagai mitra pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, komunitas, serta akademisi.

Tidak hanya itu, diadakan pula Forum Rakornas Pengelolaan Sampah yang menjadi bagian penting dari peringatan yang turut membahas transformasi kelembagaan, teknologi, dan skema pendanaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.