Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kunjungi Universitas Pertambangan St. Petersburg, Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan dengan Russia

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 10:37 WIB | Oleh:
Kunjungi Universitas Pertambangan St. Petersburg, Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan dengan Russia Doc: Kemdiktisaintek RI
Ket. Mendiktisaintek Brian Yuliarto (kiri) saat mengunjungi Saint Petersburg Mining University (SPMU) Russia pada Rabu (18/6/2025).

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mengunjungi Saint Petersburg Mining University (SPMU) Russia, sebagai upaya memperkuat hubungan bilateral di bidang pendidikan tinggi, riset mineral, dan teknologi pertambangan.

"Kunjungan ini menandai komitmen Indonesia dalam memperkuat diplomasi pendidikan tinggi dan membangun kemitraan global," kata Mendiktisaintek RI Brian Yuliarto melalui keterangan di Jakarta, Kamis (19/6).

Mendiktisaintek Brian didampingi Wakil Rektor SPMU Evgeniy Lyubin meninjau sejumlah fasilitas laboratorium dan pusat riset unggulan. Warek Evgeniy juga menyampaikan bahwa SPMU siap berkolaborasi dengan universitas-universitas di Indonesia.

Ia juga mengadakan pertemuan informal dengan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di SPMU. Pertemuan ini menjadi ruang berbagi pengalaman serta aspirasi mereka terhadap penguatan kerja sama pendidikan antara kedua negara.

Disamping itu, Mendiktisaintek juga mengunjungi Museum Sejarah Pertambangan milik SPMU yang menyimpan catatan penting perkembangan teknologi pertambangan sejak abad ke-18 dan mencerminkan kontribusi historis SPMU terhadap perkembangan ilmu kebumian dunia.

Ia juga mengadakan pertemuan dengan Rektor SPMU Vladimir Stefanovich Litvinenko. Pertemuan tersebut membahas sejumlah inisiatif strategis, antara lain penjajakan program joint research di bidang pertambangan dan hilirisasi, pertukaran dosen melalui skema visiting professor, serta peningkatan kapasitas akademik melalui kolaborasi antar-institusi.

"Program joint research dalam bidang pertambangan menarik, terutama karena potensi mineral di Indonesia sangat besar. Kami siap ke Indonesia untuk membahas langkah konkret kolaborasi strategis ini," kata Vladimir Stefanovich Litvinenko.

Sebagai hasil awal dari kunjungan ini, kedua belah pihak sepakat untuk memulai penjajakan kerja sama konkret, dengan rencana penyelenggaraan pertemuan lanjutan guna memperdalam bentuk kolaborasi yang dapat segera diimplementasikan.

Dalam rangkaian kegiatan ini Mendiktisaintek Brian turut didampingi oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow, Khairul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.