Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemkomdigi Gandeng PKK Sulsel Perkuat Literasi Digital Perempuan

25 Rabu, 18 Jun 2025, 17:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemkomdigi Gandeng PKK Sulsel Perkuat Literasi Digital Perempuan Kemkomdigi Gandeng PKK Sulsel Perkuat Literasi Digital Perempuan Doc: ANTARA
Ket. Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina, memaparkan strategi PKK dalam menjaga dan melindungi anak dari bahaya media sosial pada acara literasi digital di Makassar.

MAKASSAR – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menggandeng PKK Sulawesi Selatan dalam memperkuat literasi digital perempuan dan anak di daerah itu.

Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina, dalam keterangannya di Makassar, Rabu (18/6), mengatakan pihaknya siap berperan dalam memperluas pemahaman digital yang cerdas, aman, dan inklusif, khususnya untuk kelompok perempuan dan anak.

Perempuan, khususnya para ibu, memiliki peran strategis sebagai pendamping utama anak dalam menjelajahi dunia digital," ujar Naoemi.

TP PKK Sulsel, kata dia, juga mendukung larangan para siswa membawa gadget ke sekolah.

Ia mengatakan pembatasan gadget bagi siswa sebenarnya bukan sesuatu yang terlalu sulit jika ada komitmen mulai dari dinas pendidikan, kepala sekolah hingga orang tua siswa untuk bersama-sama menyepakati kebijakan tersebut. 

Menurut dia, bila keberadaan gadget fungsi untuk berkomunikasi dengan orang tua untuk tujuan minta antar-jemput dan sebagainya, maka hal itu bisa diantisipasi pihak sekolah dengan menyediakan handphone khusus untuk digunakan saat dibutuhkan.

Naoemi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam menyosialisasikan nilai-nilai literasi digital hingga ke tingkat keluarga dan komunitas.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, mengatakan anak- anak yang sedang berselancar dalam dunia maya tanpa pengawasan sama bahayanya dengan membiarkan anak berusia 13 tahun menyetir mobil.

Meutya Hafid, mengatakan melihat ancaman bahaya yang begitu besar sehingga sudah seharusnya menjadi perhatian semua pihak, khususnya pada orang tua untuk selalu waspada.

"Apakah ibu-ibu lebih nyaman membiarkan anaknya yang masih berusia 13 tahun menyetir mobil atau main gadget di usia tersebut. Tentu dua-duanya sama bahayanya," ujarnya saat menghadiri acara literasi di Makassar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.