Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dampak Perang Israel-Iran, 3 Negara Batal Ikuti Kejuaraan Anggar Asia di Bali

25 Selasa, 17 Jun 2025, 20:23 WIB | Oleh:
Dampak Perang Israel-Iran, 3 Negara Batal Ikuti Kejuaraan Anggar Asia di Bali Dampak Perang Israel-Iran, 3 Negara Batal Ikuti Kejuaraan Anggar Asia di Bali Doc: ANTARA/HO-PB Ikasi
Ket. Sejumlah bendera negara peserta Kejuaraan Anggar Asia 2025 terpasang di arena pertandingan di Westin, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (17/6).

NUSA DUA, BALI - Tiga negara yakni Iran, Irak, dan Kuwait, sudah secara resmi menyampaikan permintaan maaf karena batal mengikuti turnamen Kejuaraan Anggar Asia 2025 di Nusa Dua, Bali, sebagai dampak perang antara Israel dan Iran yang saat ini masih memanas.

"Ini bukan sengaja tetapi force majeure atau keadaan memaksa," kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Firtian Judiswandarta di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (17/6).

Ia menambahkan ofisial dari ketiga negara sudah menyampaikan secara resmi sekaligus meminta maaf karena batal ikut turnamen di Pulau Dewata ini.

Bahkan, ia menuturkan tim Kuwait sudah berada di dalam pesawat dan kemudian membatalkan keberangkatan mereka ke Indonesia.

Pihaknya mengaku prihatin atas peristiwa perang kedua negara di tanah Arab itu dan berharap konflik segera berakhir.

Mundurnya tiga negara tersebut, membuat jumlah negara peserta yang tadinya mencapai 30 negara berkurang menjadi 27 negara ajang anggar bergengsi di Asia itu.

Kejuaraan yang menjadi ajang pengumpulan poin menuju Olimpiade Los Angeles 2028 itu rencananya akan dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia Dito Ariotedjo dan Presiden Konfederasi Anggar Asia (FCA) Sheik Salem bin Sultan Al Qasimi pada Selasa (17/6) malam.

Sekitar 830 atlet anggar dijadwalkan bertarung pada Kejuaraan Anggar Asia 2025 di Pulau Dewata Bali.

Sedangkan tuan rumah Indonesia menurunkan 25 atlet hasil seleksi nasional dan telah menjalani pemusatan latihan nasional sejak awal Juni 2025.

Di sisi lain, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Anggar Kadet 2026.

Ia mengusulkan kepada Federasi Anggar Internasional (FIE) agar wasit yang ditugaskan pada kejuaraan dunia mendatang bisa berasal dari negara yang berdekatan dengan negara penyelenggara sehingga bisa menekan biaya pelaksanaan.

Rencananya, usulan itu akan disampaikan secara resmi pada Kongres FIE di Uzbekistan pada Agustus 2025. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Topan Champi Terjang Taiwan

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Topan Champi Terjang Taiwan
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.