Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dollar Anjlok Karena Ancaman Perdagangan Baru Trump

📅 Jumat, 13 Jun 2025, 09:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dollar Anjlok Karena Ancaman Perdagangan Baru Trump Doc: AFP

NEW YORK - Dollar anjlok pada hari Kamis (12/6) setelah Presiden AS Donald Trump mengancam tarif sepihak yang lebih tinggi kepada mitra dagang, harga minyak naik turun karena para pedagang mengevaluasi kemungkinan di balik laporan Israel mungkin bersiap menyerang Iran.

Saham diperdagangkan beragam karena investor menghadapi tantangan ganda berupa ketidakpastian perdagangan yang kembali dan volatilitas geopolitik, sementara harga saham Boeing merosot tajam setelah kecelakaan mematikan 787 Dreamliner di India.

Di New York, para investor bersorak gembira atas data harga produsen AS yang positif dan keberhasilan lelang obligasi pemerintah AS yang menyebabkan imbal hasil lebih rendah.

Tetapi pasar merasa waspada setelah Trump pada hari Rabu mengatakan dia akan mengirim surat dalam dua minggu ke depan ke pemerintah negara lain untuk mengumumkan pungutan sepihak AS atas ekspor mereka ke Amerika.

"Ini kesepakatannya, Anda dapat menerima atau menolaknya," kata Trump kepada wartawan.

Kegelisahan investor terhadap retorika perdagangan Trump "menyebabkan sedikit aksi jual," kata Jack Ablin dari Cresset Capital Management.

Pada akhirnya, S&P 500 ditutup naik 0,4 persen setelah sesi naik-turun. 

Semua pasar saham Eropa ditutup lebih rendah, kecuali London, yang membukukan kenaikan meskipun data resmi menunjukkan ekonomi Inggris menyusut lebih besar dari yang diharapkan pada bulan April.

Dollar melemah terhadap euro, dan pada satu titik jatuh lebih dari satu persen ke titik terendah dalam tiga tahun terhadap mata uang tunggal Eropa.

"Trump melakukannya lagi. Presiden AS telah mengguncang pasar dengan ancaman baru berupa tarif sepihak terhadap beberapa mitra dagang," kata Fawad Razaqzada, analis pasar di FOREX.com.

Pasar juga mengikuti berita bahwa Israel siap melancarkan serangan udara terhadap Iran.

Trump pada hari Kamis meminta Israel untuk tidak menyerang Iran, dan mengatakan kesepakatan mengenai program nuklirnya masih dekat.

Tetapi Iran telah meningkatkan tekanan retorika sebelum perundingan mendatang, termasuk dengan ancaman akan menyerang pangkalan Amerika di wilayah tersebut jika negosiasi gagal dan konflik meletus.

Harga minyak, yang awalnya melonjak pada hari Rabu karena meningkatnya ketegangan, berbalik arah pada hari Kamis, berakhir sedikit lebih rendah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.