Gempa Kuat M6,3 Guncang Ibu Kota Kolombia Bogota
📅 Senin, 09 Jun 2025, 08:56 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AFP
BOGOTA - Gempa bumi besar berkekuatan 6,3 yang berlangsung beberapa detik mengguncang ibu kota Kolombia, Bogota, Minggu (8/6) dini hari, menurut wartawan AFP di lapangan dan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).
Gempa dangkal itu terjadi di dekat kota Paratebueno di Kolombia tengah, sekitar 170 kilometer (105 mil) timur Bogota, kata USGS.
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam gempa tersebut, yang juga terasa di beberapa kota termasuk Medellin, Cali, dan Manizales.
Gempa tersebut, yang menurut survei geologi nasional Kolombia berkekuatan 6,5 merupakan salah satu gempa terkuat dan terlama yang dirasakan di ibu kota tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Di Bogota, gedung-gedung berguncang, sirene meraung dan orang-orang berlarian ke jalan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Warga berkumpul di taman dan luar gedung dengan mengenakan piyama, sementara orang tua berusaha menenangkan anak-anak yang ketakutan dan yang lainnya mencari hewan peliharaan yang melarikan diri.
Banyak yang takut untuk kembali ke dalam.
"Itu benar-benar menakutkan," kata Carlos Alberto Ruiz (54) yang meninggalkan apartemennya bersama istri, putra, dan anjingnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sudah lama sejak kami merasakannya sekuat ini di Bogota," kata Francisco Gonzalez, seorang pengacara yang juga meninggalkan rumahnya.
"Ini sangat kuat," kata seorang wanita tua yang mencoba menuruni beberapa anak tangga.
Departemen keamanan Bogota mengatakan pada X bahwa pekerja darurat sedang melakukan penyisiran di kota untuk mencari kerusakan dan memberikan bantuan.
Wali Kota Bogota, Carlos Fernando Galan, mengatakan semua badan penanggulangan bencana telah diaktifkan.
Kolombia Tengah berada di zona aktivitas seismik tinggi. Pada tahun 1999, gempa berkekuatan 6,2 skala Richter terjadi di sana, tidak jauh dari Ansermanuevo, yang menewaskan hampir 1.200 orang.
Negara ini terletak di "Cincin Api" Pasifik, sebuah busur aktivitas seismik hebat tempat lempeng tektonik bertabrakan, membentang dari Jepang melalui Asia Tenggara dan melintasi cekungan Pasifik hingga Amerika Selatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!