Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Disdik Jawa Barat Memastikan SPMB 2025 di Cirebon Berjalan Transparan

📅 Senin, 09 Jun 2025, 19:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disdik Jawa Barat Memastikan SPMB 2025 di Cirebon Berjalan Transparan Doc: ANTARA
Ket. Warga saat mengakses situs SPMB di Cirebon, Jawa Barat, Senin (9/6/2025).

CIREBON – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat memastikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 di wilayah Cirebon, Jabar, berjalan transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik titipan.

“Seluruh proses harus mengikuti aturan, transparan dan tidak boleh ada titipan. Itu sudah jadi komitmen bersama,” kata Kepala Cabang Disdik Wilayah X Jabar, Ambar Triwidodo, di Cirebon, Senin (9/6).

Ia mengatakan proses pendaftaran tahun ini dibuka melalui empat jalur utama, yakni domisili, afirmasi, mutasi atau anak guru, dan prestasi. Pada tahap pertama, kata dia, proses seleksi dilakukan untuk tiga jalur awal mulai 10 hingga 16 Juni 2025. Menurut dia, alokasi kuota jalur domisili ditetapkan sebesar 35 persen dari total daya tampung, dengan kriteria seleksi berdasarkan jarak tempat tinggal, kemampuan akademik, dan usia.

Ia menyebutkan untuk jalur afirmasi mendapat porsi 30 persen, yang terbagi ke dalam dua subkategori yakni 25 persen bagi keluarga ekonomi tidak mampu (KETM) dan 5 persen untuk penyandang disabilitas.

“Adapun jalur mutasi guru dialokasikan sebesar 5 persen,” katanya.

Ambar menuturkan pada tahap kedua nanti, jalur prestasi akan menggunakan skema seleksi berbasis tes terstandar, baik untuk prestasi akademik maupun non-akademik.

Ia mengatakan untuk tes ini, nantinya digabungkan dengan skor piagam atau kejuaraan yang dimiliki siswa.

“Proporsi penilaian jalur prestasi adalah 70 persen dari nilai tes dan 30 persen dari piagam. Semuanya dinilai secara objektif,” katanya.

Ia menyampaikan prestasi akademik mencakup nilai rapor dan kejuaraan bidang studi, sementara non-akademik meliputi lomba seni, olahraga, serta jalur kepemimpinan.

Pihaknya memastikan seluruh prosesnya dilakukan secara digital dan dapat dipantau publik. Sistem daring ini dirancang untuk menjamin integritas data dan mencegah manipulasi.

Ia juga mengingatkan orang tua dan calon peserta didik di Cirebon, agar tidak tergiur tawaran masuk sekolah lewat jalur belakang.

“Kami mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi. Jangan ragu melapor jika ada dugaan pelanggaran. Semua jalur komunikasi kami buka,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.