Beijing: Wakil PM Tiongkok akan Bertemu Delegasi AS untuk Perundingan Perdagangan
📅 Senin, 09 Jun 2025, 10:05 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AFP
WASHINGTON - Setelah serangkaian pembicaraan di Jenewa bulan lalu, Amerika Serikat dan Tiongkok akan duduk di meja perundingan di London pada hari Senin (9/6) untuk mencoba mempertahankan jeda yang rapuh dalam perdagangan, meskipun ketegangan masih membara.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent, Menteri Perdagangan Howard Lutnick dan Perwakilan Perdagangan Jamieson Greer akan memimpin delegasi AS, Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Jumat (6/6).
Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng yang memimpin tim negosiasi Beijing di Jenewa, juga akan memimpin tim di London, kementerian luar negeri negara itu mengumumkan pada akhir pekan.
"Pertemuan itu seharusnya berjalan dengan sangat baik," kata Trump dalam sebuah posting di platform Truth Social miliknya.
Sekretaris persnya, Karoline Leavitt, mengatakan kepada Fox News pada hari Minggu (8/6): "Kami ingin Tiongkok dan Amerika Serikat terus melangkah maju dengan perjanjian yang disepakati di Jenewa."
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara pemerintah Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan kembali bahwa mereka tidak terlibat dalam isi diskusi dengan cara apa pun. Seorang juru bicara mengatakan: "Kami adalah negara yang menjunjung tinggi perdagangan bebas."
Pihak berwenang Inggris "selalu menegaskan bahwa perang dagang tidak menguntungkan siapa pun, jadi kami menyambut baik pembicaraan ini," tambah juru bicara tersebut.
Koreksi Arah
Sebaiknya Anda baca juga:
Pembicaraan di London itu terjadi beberapa hari setelah Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping akhirnya mengadakan pembicaraan telepon pertama yang diumumkan ke publik sejak tokoh Republik itu kembali ke Gedung Putih.
Trump mengatakan panggilan telepon yang dilakukan pada hari Kamis tersebut telah mencapai "kesimpulan yang sangat positif."
Xi dikutip oleh kantor berita pemerintah Xinhua mengatakan, "mengoreksi arah hubungan Tiongkok-AS mengharuskan kita untuk mengarahkan dengan baik dan menentukan arahnya."
Seruan itu muncul setelah ketegangan antara dua ekonomi terbesar dunia meningkat, dengan Trump menuduh Beijing melanggar kesepakatan de-eskalasi tarif yang dicapai di Jenewa pada pertengahan Mei.
"Kita perlu Tiongkok mematuhi kesepakatan mereka. Itulah yang akan dibahas tim perdagangan besok," kata Leavitt, Minggu.
Pada bulan April, Trump memberlakukan tarif menyeluruh di seluruh dunia yang paling banyak menargetkan Tiongkok.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!