Sarapan Tepat untuk Jantung Sehat Menurut Kardiolog
Minggu, 08 Jun 2025, 16:05 WIBSarapan sering disebut-sebut sebagai makanan terpenting dalam sehari, dan menjadi sumber tenaga untuk beraktivitas selama berjam-jam.
Namun, pilihan populer seperti muffin, donat, bacon, dan sereal olahan biasanya mengandung kolesterol dan gula yang tinggi, sehingga kurang ideal untuk memulai hari yang sehat.
Dengan mengingat hal itu, banyak ahli jantung dan pakar kesehatan merekomendasikan pilihan sarapan kaya nutrisi, kaya serat, dan vitamin untuk memulai hari Anda.Â
"Pilihan saya adalah oatmeal," kata Dr. Andrew Freeman, seorang ahli jantung di Denver, Colorado, kepada Today yang dikutip Independent. "Secara umum, saya merekomendasikan oatmeal sebagai pilihan terbaik."
Menurut Freeman, pilihan terbaik adalah secangkir oatmeal yang dibuat dengan air, bukan susu atau mentega, agar kalorinya tetap rendah. Ia menyarankan untuk menambahkan buah beri, biji rami, dan kenari, yang menawarkan berbagai manfaat kesehatan dan kaya akan serat.
Namun, yang terbaik adalah menghindari oatmeal instan, karena lebih banyak diolah dan sering mengandung tambahan gula dan bahan buatan.
Oatmeal kaya akan mineral dan vitamin. Menurut Departemen Pertanian AS, satu cangkir oatmeal yang dimasak mengandung sekitar 1,8 miligram vitamin B1, yang juga dikenal sebagai tiamin, vitamin yang penting untuk produksi energi dan fungsi saraf.
Secangkir oatmeal itu juga memiliki hampir empat gram serat makanan dan kurang dari satu gram gula total.
Asosiasi Jantung Amerika mencatat bahwa oatmeal menonjol karena mengandung beta-glukan, serat makanan yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol sehat dan menurunkan kadar glukosa darah.
Selain mengurangi penyakit jantung dan diabetes, beta-glukan juga meningkatkan bakteri usus dan kesehatan usus, menurut Mayo Clinic.
Jadi, bagaimana oatmeal mempengaruhi fungsi tubuh kita? Menurut EatingWell, mengonsumsi oatmeal saat sarapan dapat mengurangi rasa lapar dan membuat Anda merasa lebih kenyang sepanjang hari.
"Mengonsumsi oat untuk sarapan atau menambahkannya ke dalam makanan lain sebagai makanan utama dan camilan merupakan cara yang bagus untuk memberi daya tahan lebih lama pada makanan tersebut dan membantu Anda merasa kenyang lebih lama," tutur ahli diet terdaftar Maggie Michalczyk kepada publikasi tersebut pada bulan Januari.
Michalczyk juga mencatat bahwa beta-glukan âmembentuk konsistensi seperti gel di usus dan membantu menjaga pergerakan di saluran pencernaan dan menjaga tubuh tetap teratur.â
Meskipun ia sangat mendukung konsumsi oatmeal di pagi hari, Freeman sebelumnya mengatakan ia mencoba untuk menghilangkan makanan lain dari menu sarapannya. Ia mengatakan kepada Today bahwa ia sama sekali tidak merekomendasikan konsumsi telur untuk sarapan, karena telur mengandung banyak kolesterol.
Ia juga menghindari muffin, kue danish, donat, dan croissant di pagi hari karena makanan tersebut mengandung banyak lemak, gula, dan karbohidrat. Namun, ia mengakui tidak apa-apa untuk menikmati makanan kecil sesekali, asalkan bukan bagian dari sarapan hariannya. "Lebih baik makan sedikit saja atau mencicipinya, lalu sepiring besar buah atau oatmeal," katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.