Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perselisihan Memanas, Aliansi Trump-Musk Retak

📅 Sabtu, 07 Jun 2025, 13:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perselisihan Memanas, Aliansi Trump-Musk Retak Doc: Hurriyet Daily News
Ket. Miliarder Elon Musk dan Presiden AS Donald Trump saat konferensi pers di Ruang Oval, Gedung Putih

WASHINGTON - Rakyat Amerika mempertimbangkan konsekuensi dari perpecahan Elon Musk dan Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan mencabut kontrak-kontrak besar pemerintah dari orang terkaya di dunia itu.

Presiden mengatakan dalam pidatonya yang disiarkan di televisi di Ruang Oval bahwa dia "sangat kecewa" setelah mantan ajudan dan donor utamanya itu mengkritik rancangan undang-undang pengeluarannya yang "besar dan indah" di hadapan Kongres.

Pasangan itu kemudian saling menghina di media sosial -- bahkan Musk mengunggah, tanpa bukti, bahwa Trump dirujuk dalam dokumen pemerintah tentang pemodal yang dipermalukan dan pelaku kejahatan seks Jeffrey Epstein.

Perselisihan ini dapat menimbulkan dampak politik dan ekonomi yang besar, karena saham di perusahaan mobil Tesla milik Musk anjlok dan taipan teknologi kelahiran Afrika Selatan itu bersumpah akan mengakhiri program pesawat luar angkasa AS yang penting.

Namun Trump mengecilkan perseteruan tersebut dalam sebuah wawancara dengan Politico pada hari Kamis, dengan mengatakan: "Oh, tidak apa-apa. Semuanya berjalan dengan sangat baik, tidak pernah lebih baik dari ini."

Panggilan telepon dengan Musk telah dijadwalkan oleh Gedung Putih pada hari Jumat dengan harapan dapat meredakan situasi, menurut outlet tersebut.

Spekulasi telah lama beredar bahwa hubungan antara orang terkaya di dunia dan orang paling berkuasa di dunia tidak akan bertahan lama -- tetapi kecepatan kehancuran itu mengejutkan Washington.

"Saya sangat kecewa dengan Elon. Saya telah banyak membantu Elon," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval saat Kanselir Jerman Friedrich Merz yang sedang berkunjung menyaksikan dengan diam.

"Elon dan saya memiliki hubungan yang baik. Saya tidak tahu apakah kami akan tetap seperti itu."

Trump (78), yang terdengar terluka, mengatakan baru seminggu sejak ia menyelenggarakan perpisahan akbar untuk Musk saat ia meninggalkan Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) yang melakukan pemotongan biaya.

Trump kemudian bersikeras ia meminta taipan itu mengundurkan diri karena ia "sudah kurus kering".

Tak Tahu Berterima Kasih

Musk, yang merupakan donor kampanye terbesar Trump dengan jumlah $300 juta, mengecam presiden karena "tidak tahu berterima kasih" dan mengatakan Partai Republik tidak akan memenangkan pemilu 2024 tanpa dia.

Saat pertikaian itu semakin memanas, Musk juga mengunggah bahwa Trump "ada dalam berkas Epstein," merujuk pada dokumen pemerintah AS tentang pelaku kejahatan seks yang bunuh diri saat menunggu persidangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Filipina Gagas Pendirian Fo...
PEMILIHAN UMUM

Peru Gelar Pemilihan Presiden

51 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Peru Gelar Pemilihan Presiden
Luar Negeri
Presiden Korsel Nominasikan...
Luar Negeri
Korut Pantang Mundur dari P...
Megapolitan
Tukik Merangkak di Hari Lin...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.