Debut Ancelotti, Brasil Tantang Ekuador di Guayaquil
Kamis, 05 Jun 2025, 11:00 WIBGUAYAQUIL,EKUADOR- Pelatih baru Brasil, Carlo Ancelotti, akan menjalani laga perdananya saat Selecao bertandang ke markas Ekuador di Guayaquil, Jumat (6/6) pagi WIB. Laga ini menjadi ujian awal bagi pelatih asal Italia tersebut untuk mengangkat performa Brasil yang inkonsisten di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL.
Ancelotti menggantikan Dorival Junior, yang dipecat usai kekalahan memalukan 1-4 dari Argentina pada bulan Maret lalu. Meski demikian, posisi Brasil masih relatif aman di zona enam besar yang menjamin tiket otomatis ke Piala Dunia berkat format turnamen yang diperluas.
Brasil saat ini unggul enam poin dari Venezuela di peringkat ketujuh. Namun, lawatan ke Ekuador yang tengah tampil stabil jelas bukan perkara mudah. Dua laga kandang tersisa melawan Paraguay dan Chile pun belum tentu cukup untuk mengerek posisi mereka jika kembali kehilangan poin.
Tekanan pada Ancelotti tak hanya soal hasil. Publik Brasil juga menuntut permainan atraktif. Pelatih berusia 65 tahun itu bahkan sempat menyebut akan membuat timnas Brasil bermain seperti Real Madrid, meski hanya Vinicius Junior yang mewakili Los Blancos di skuad kali ini. Rodrygo, Neymar, Eder Militao, dan wonderkid Endrick absen karena cedera dan kebugaran.
Selain itu, sejumlah pemain yang merumput di Premier League juga dicoret. Dari yang semula mendominasi skuad, kini hanya tersisa tujuh pemain yang merumput di Inggris yang dipanggil. Nama-nama seperti Joao Gomes, Andre, Gabriel Magalhaes, Joao Pedro, dan Murillo tidak masuk daftar.
Di sisi lain, Ekuador tampil solid sepanjang kualifikasi. Meski memulai dengan pengurangan tiga poin, La Tricolor kini menempati posisi kedua klasemen di bawah Argentina, dengan torehan 26 poin dari 14 laga. Konsistensi tim asuhan Sebastian Beccacece terbukti terutama saat tampil di kandang, tak terkalahkan dalam tujuh laga dan hanya kebobolan dua gol.
Beccacece juga menurunkan komposisi tim yang relatif stabil sejak awal kualifikasi. Nama-nama seperti Enner Valencia, Willian Pacho, dan Moises Caicedo akan kembali jadi andalan. Pacho yang bermain untuk Eintracht Frankfurt akan berduel dengan tandemnya di PSG, Marquinhos, yang memimpin lini belakang Brasil.
Secara statistik, Brasil mendominasi pertemuan dengan Ekuador. Mereka tak pernah kalah sejak 2004 dalam 13 pertemuan terakhir. Namun, rekor itu akan mendapat ujian berat mengingat performa impresif Ekuador dan status Ancelotti yang baru memulai masa tugasnya.
Pertandingan ini juga berpotensi jadi penentu awal bagi nasib Ancelotti di kursi panas pelatih Selecao. Raihan poin di Guayaquil akan sangat menentukan ritme tim jelang laga-laga penutup kualifikasi.
- Carlo Ancelotti
- Pelatih Timnas Brazil
- Timnas Brasil
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Austria Umumkan akan Batasi Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 14 Tahun
-
BJB Tawarkan Cara Cerdas Ikut Semarang Mountain Race lewat Menabung
-
Menhub Pastikan Infrastruktur-Transportasi Siap untuk Angkutan Lebaran 2026
-
Apple Developer Academy Jakarta 2026: Lokasi, Cara Daftar, dan Materi Pelatihan AI
-
Pantai Jikomalamo Jadi Destinasi Favorit Libur Lebaran
-
UMKM IKN Laris Manis saat Libur Lebaran
-
Momen Haru, Presiden Prabowo Cium Bayi Anak Prajurit TNI Gugur di Lebanon
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.