Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Film “Sampai Jumpa, Selamat Tinggal” Tayang 5 Juni 2025, Angkat Cerita Toxic Relationship

25 Selasa, 03 Jun 2025, 20:37 WIB | Oleh:
Film “Sampai Jumpa, Selamat Tinggal” Tayang 5 Juni 2025, Angkat Cerita Toxic Relationship Film “Sampai Jumpa, Selamat Tinggal” Tayang 5 Juni 2025, Angkat Cerita Toxic Relationship Doc: Koran Jakarta

JAKARTA - Adhya Pictures dan Relate Films meluncurkan film terbarunya berjudul "Sampai Jumpa, Selamat Tinggal". Drama romansa karya penulis dan sutradara Adriyanto Dewo menceritakan perjalanan cinta yang kompleks, mulai dari ghosting sampai toxic relationship. 

Film "Sampai Jumpa, Selamat Tinggal" dibintangi oleh Jerome Kurnia (Rey), Putri Marino (Wyn), Lutesha (Vanya), Jourdy Pranata (Dani), dan Kiki Narendra (Anto). Film ini akan tayang di seluruh bioskop Indoonesia mulai tanggal 5 Juni 2025. 

Penulis sekaligus sutradara Adriyanto Dewo mengungkapkan, makna judul film "Sampai Jumpa, Selamat Tinggal" sebagai refleksi dari dua sisi perpisahan yang tak bisa dihindari dalam hidup. 

“Dalam hidup, kita akan selalu dihadapkan pada dua jenis perpisahan. ‘Sampai Jumpa’ adalah hal yang kita ucapkan saat kita berpisah dengan seseorang, dan kita berharap dapat bertemu lagi dengannya," kata Andriyanto Dewo.

"Sementara, ‘Selamat Tinggal’ adalah hal yang kita ucapkan pada seseorang yang benar-benar ingin kita lepaskan. Tidak ada janji akan bertemu kembali, hanya ada keikhlasan untuk melepas," tambahnya. 

Film ini mengisahkan perjalanan seorang perempuan bernama Wyn yang mencari sang kekasih, Dani yang hilang tanpa kabar. Demi menuntut kejelasan, Wyn nekat menyusul Dani yang kabarnya berada di Korea Selatan. 

Setelah berada di Korea, Wyn bertemu pekerja migran asal Indonesia bernama Rey. Kemudian, Wyn dibantu oleh Rey untuk mencari keberadaan Dani. Rey mengenalkan Wyn pada sahabatnya, Anto yang ikut membantu mencari Dani lewat kenalannya. Namun, masalah bertambah Ketika mereka harus berurusan dengan Vanya, seorang gangster yang membuat semuanya menjadi sulit.

Putri Marino membagikan kesannya dalam memerankan karakter Wyn di film "Sampai Jumpa, Selamat Tinggal". Menurutnya, Wyn adalah karakter yang sangat kompleks, rapuh tapi juga berani. 

"Di film ini, aku harus membawa emosi Wyn ke dua spektrum yang berbeda: satu untuk Dani, cinta masa lalu yang menyisakan luka, dan satu lagi untuk Rey, sosok asing yang justru memberi kehangatan. Itu jadi perjalanan emosional yang dalam banget karena tiap momen dengan mereka punya warna yang berbeda. Dan aku rasa, penonton akan ikut menebak-nebak: siapa sebenarnya yang bisa jadi tempat pulang Wyn?” ujar Putri. 

Produser Adhya Pictures, Shierly Kosasih menyampaikan, daya tarik utama film "Sampai Jumpa, Selamat Tinggal" ada pada kekuatan ensemble cast yang solid. 

"Chemistry di antara para aktornya dapat kita saksikan dan rasakan baik di depan maupun di belakang layar. Untuk pertama kalinya, kita bisa melihat Putri Marino, Lutesha, Jerome Kurnia, dan Jourdy Pranata tampil dalam satu frame dengan karakter yang benar-benar berbeda dari peran mereka sebelumnya," imbuh Shierly. 

“Di Adhya Pictures, kami selalu ingin menawarkan sesuatu yang baru kepada masyarakat. Ketika Adri membawa ide cerita ini, kami langsung menangkap potensi dan daya tariknya yang sejalan dengan visi kami. Ini bukan film berlatar Korea dengan kisah cinta yang manis, justru menampilkan berbagai layer kehidupan yang tidak ideal bagi sebagian orang tetapi sebenarnya banyak terjadi di sekitar kita. Film ini akan memperlihatkan sisi Korea yang lebih edgy namun realistis, menghadirkan sebuah karya untuk semua orang yang menghargai perjalanan cinta bersama dengan segala dinamikanya,” lanjut Shierly.

Sementara, Produser Relate Films, Perlita Desiani menceritakan kolaborasi para cast dalam membentuk karakter di film. Menurutnya, proses kreatif di film ini menarik, terutama keterlibiatan para pemain dalam membentuk detail karakternya masing-masing. 

"Lutesha, misalnya, terlibat dalam menentukan tattoo Vanya, warna rambut, sampai gaya bicaranya yang dominan. Putri Marino membangun karakter Wyn dari hal-hal kecil seperti pilihan warna kuteks, yang menggambarkan fase emosinya sepanjang cerita. Sementara Jerome menampilkan sisi kesepian Rey lewat kebiasaan merokok dan berdansa di klub dengan tatapan kosong. Semua itu bikin karakter-karakter di film ini terasa hidup dan nyata," tuturnya.

Pada aspek musik, film ini melibatkan sederet musisi indie dalam negeri sebagai pengisi soundtrack seperti Caldera, Scaller, Random Brothers, dan Shyclops. Serta, yang istimewa, adalah kehadiran penyanyi internasional kolaborasi Adhya Pictures dan E29 Music Identities, Angie Tcha, yang menciptakan dan membawakan original soundtrack berjudul “Till The End”.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...

Timnas Indonesia U15 Menang Telak 7-1 Atas Fiji

1.5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
Timnas Indonesia U15 Menang...
Daerah
Pelajar Buleleng Punya Tuga...
Advertisement
Selangkah Lagi Juatra! Ubed ke Final French Open Setelah Tundukkan Lanier

Selangkah Lagi Juatra! Ubed ke Final French Open Setelah Tundukkan Lanier

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.