Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dukung Pendidikan, Pemkab Pasaman Barat Ajukan Lahan 6,3 Hektare untuk Sekolah Rakyat

📅 Senin, 02 Jun 2025, 18:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukung Pendidikan, Pemkab Pasaman Barat Ajukan Lahan 6,3 Hektare untuk Sekolah Rakyat Doc: Antara
Ket. Penjabat Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail.

Simpang Empat - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat telah mengusulkan 6,3 hektare lahan untuk dijadikan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) ke pemerintah pusat.

"Lahan itu berada di Padang Tujuh dekat kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perhubungan. Tanah itu merupakan milik Pemkab Pasaman Barat," kata Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pasaman Barat Doddy San Ismail di Simpang Empat, Senin (2/6).

"Saat ini pihaknya masih menunggu survei dari Kementerian Sosial terkait lokasi yang telah diusulkan itu.

"Proposal permintaan pembangunan sekolah rakyat telah kita ajukan ke pemerintah pusat. Segala kelengkapan telah kita penuhi. Tinggal menunggu survei lokasi," katanya.

Dia berharap pihak Kementerian Sosial segera di survei sehingga kepastian pembangunan Sekolah Rakyat ini bisa diperoleh dan bisa membantu siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Kepala Dinas Sosial Randy Hendrawan mengatakan dalam proposal usulan itu disampaikan permintaan agar ada pembangunan Sekolah Rakyat sebanyak dua rombongan belajar yang terdiri dari 36 ruang belajar.

"Untuk tingkatan sekolah dasar sebanyak 18 ruangan, SMP 9 ruangan dan 9 ruangan untuk SMA," katanya.

Dia menyebutkan sesuai program Presiden Prabowo Subianto Sekolah Rakyat itu nantinya akan diperuntukkan untuk anak-anak dari keluarga miskin yang masuk dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN), khususnya kelompok desil 1 dan 2.

"Sekolah itu gratis dan nantinya akan dilengkapi dengan asrama dan fasilitas umum lainnya," katanya.

Sekolah Rakyat itu merupakan program pendidikan berasrama yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Presiden Prabowo menekankan program itu bukan sekadar membangun fasilitas pendidikan, tetapi sebuah langkah strategis untuk memberdayakan masyarakat miskin.

Program Sekolah Rakyat akan menjadi tonggak baru dalam upaya pemerataan pendidikan dan pemberantasan kemiskinan di Indonesia.

Dengan konsep pendidikan gratis dan berasrama, lulusan sekolah ini diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk menjadi agen perubahan guna mengubah taraf kesejahteraan keluarganya untuk terlepas dari jerat kemiskinan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.