Banyak Penyangga Inginkan Rute Transjabodetabek
📅 Rabu, 28 Mei 2025, 01:05 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
JAKARTA - Saat ini hampir seluruh kota penyangga Jakarta, di Jawa Barat dan Banten ingin dijagkau atau dibuka rute Transjabodetabek. Hal tersebut dikatakan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, saat peluncuran kembali aplikasi Sistem Informasi Perumahan dan Permukiman (Sirukim) Jakarta Timur, di Rusunawa Pulogebang, Penggilingan Tower C, Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Selasa.
“Sekarang hampir semua kota penyangga di Jawa Barat dan Banten minta diadakan rute Transjabodetabek,” katanya. Bahkan secara khusus ada yang minta dari Ancol ke Blok M. “Karena hubungannya Blok M ini kan lagi naik dan sekarang ramai sekali,” kata Pramono.
Pramono telah mendapat laporan dari jumlah penumpang bus Transjabodetabek T31 rute PIK 2-Blok M cukup tinggi, hampir mencapai 4.000 orang sehari. “Saya sudah minta Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo untuk mengkaji pembukaan rute-rute Transjabodetabek,” ujar Pramono.
Dalam waktu terdekat akan diluncurkan rute Transjabodetabek: Sawangan-Lebak Bulus dan Bekasi-Kuningan. Dua rute akan diluncurkan pekan depan. Peluncuran dua rute tersebut dilakukan Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno. Sebab tiga rute sudah diluncurkan oleh Pramono.
Pada hari Kamis (22/5) pagi, rute Transjabodetabek PIK 2-Blok M telah diluncurkan. Rute tersebut memiliki 24 titik pemberhentian: Blok M, Kejaksaan Agung, Masjid Agung, Senayan Bank DKI, Gerbang Pemuda dan Petamburan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian Kemanggisan, PIK Avenue, Pantai Maju, Marketing Gallery, Pantai Pasir Putih 1, Menara Syariah, Aloha dan Sedayu Watertown. Lalu San Antonio, Nice, Mega Kuningan, PIK 2, Tokyo Riverside Selatan, Spring Ville, Thamrin CBD, Pantai Pasir Putih serta Buddha Tzu Chi.
Sebelumnya, dua rute lainnya sudah diluncurkan, yakni Vida Bekasi-Cawang dan Alam Sutera-Blok M. Pramono berencana menambah rute-rute lainnya di sekitar wilayah penyangga Jakarta seperti Depok, Tangerang, Bogor dan Bekasi.
Internet
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jakarta akan memasang jaringan internet di taman-taman yang beroperasi 24 jam. Tujuannya untuk mendukung aksesibilitas digital dalam rangka mewujudkan kota global.
“Sarana internetnya, coba kami tingkatkan. Kami sudah bekerja sama dengan Kominfo. Beberapa jaringan sudah dipasang, gratis,” ujar Perencana Ahli Muda Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) Provinsi Jakarta, Eko Cahyono.
Eko dalam acara “Bicara Kota” seri ke-13 dengan tema “Aktivasi Taman 24 Jam: Ruang Publik Aman, Kreatif, dan Inklusif” mengatakan, Pemprov terus-menerus mengevaluasi ruang yang bisa dibuka untuk mendukung masyarakat aktivitas 24 jam serta sarana yang dibutuhkan.
Dalam mendukung Jakarta menjadi kota global, kebutuhan digitalisasi menjadi penting. Pemprov Jakarta sebenarnya juga menyediakan layanan Wi-Fi Gratis di ruang-ruang publik Jakarta supaya warga dapat mengakses teknologi digital dengan mudah.
Selain internet, faktor keamanan masyarakat juga diutamakan. Pemprov memasang kamera pengawas di area yang menjadi lokasi paling ramai orang berinteraksi. Ditambah juga tempat-tempat yang kemungkinan terjadi kerawanan sosial.
Kemudian terkait penerangan, Eko menjelaskan, akan mempertimbangkan habitat hewan dan penerangan yang dibutuhkan masyarakat saat berkegiatan malam di taman. Karena itu, ada penyesuaian terkait lampu di taman yang beroperasi 24 jam. “Bila gelap bisa meningkatkan risiko kerawanan. Kami juga melihat taman sebagai ruang ekologis juga,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!