Kemendes Minta Pemdes Masukkan Pemanfaatan Pekarangan Pangan ke RPD
📅 Senin, 26 Mei 2025, 17:37 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Irwansyah Putra
JAKARTA - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) meminta pemerintah desa (pemdes) di seluruh Indonesia agar memasukkan program penguatan pekarangan pangan bergizi ke dalam rencana pembangunan desa.
"Pemerintah desa, dalam hal ini, harus bisa mengintegrasikan pemanfaatan pekarangan dalam perencanaan desa. Jadi Pak kepala desa, Kepala BPD (Badan Pemusyawaratan Desa) harus berusaha bagaimana pemanfaatan pekarangan ini masuk dalam perencanaan pembangunan desa," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDT Nugroho Setijo Nagoro.
Hal tersebut disampaikan Nugroho dalam webinar bertajuk "Penguatan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dalam Rangka Mendukung Ketahanan Pangan di Desa", seperti diikuti secara daring di Jakarta, Senin (26/5).
Dengan demikian, kata dia melanjutkan desa-desa dapat memiliki pekarangan pangan bergizi yang bisa mewujudkan ketahanan pangan.
Selain pengintegrasian penguatan pekarangan pangan bergizi dalam rencana pembangunan desa, Nugroho memandang diperlukan pula insentif untuk warga dalam bentuk pemberian benih, pupuk organik, peralatan, dan pembinaan agar mereka termotivasi membangun pekarangan pangan bergizi di sekitarnya.
Sebelumnya dalam kesempatan yang sama, Nugroho telah mengatakan bahwa keberadaan pekarangan pangan bergizi bermanfaat, antara lain untuk mengurangi belanja pangan masyarakat, terutama kelompok masyarakat miskin.
"Pekarangan pangan itu punya kontribusi terhadap ketersediaan, kemudian terhadap akses. Artinya, mengurangi ketergantungan terhadap pasar, mengurangi beban belanja, khususnya bagi masyarakat ekonomi ke bawah atau masyarakat miskin," kata dia.
Ia menjelaskan edukasi ataupun penguatan kemampuan masyarakat mengolah pekarangan pangan bergizi bernilai penting untuk dilakukan agar mereka mampu menghasilkan pangan secara mandiri.
Selain mengurangi beban belanja, dia menyampaikan pula bahwa pekarangan pangan bergizi dapat mendorong masyarakat, terutama masyarakat desa agar terbiasa mengonsumsi makanan-makanan bergizi.
"Perkarangan juga punya kontribusi untuk mendorong konsumsi pangan yang bergizi dan seimbang serta aman," kata dia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!