Pemkab Gowa Gandeng BSSN Perkuat Literasi Keamanan Siber
📅 Jumat, 23 Mei 2025, 10:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Dinas Kominfo Sulsel dalam memberikan literasi keamanan dan pertahanan siber.
“Keamanan siber bukan lagi isu teknis yang bisa dianggap sepele. Saat ini, berbagai bentuk serangan seperti phishing, ransomware, hingga judi online terselubung telah menjadi ancaman nyata bagi institusi pemerintahan. Webinar ini menjadi ruang edukatif yang penting bagi kita semua,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Gowa Rachmawati Djalil di Gowa, Kamis.
Ia mengatakan hal itu saat membuka secara resmi kegiatan siniar tentang keamanan dan pertahanan siber.
Ia menyampaikan pentingnya kesadaran serta kesiapsiagaan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkab setempat terkait dengan perkembangan era digital dengan berbagai peluang, tantangan, dan ancaman.
Pihaknya terus berbenah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital yang aman, adaptif, dan tangguh terhadap ancaman siber.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menyatakan 300 peserta kegiatan itu dari unsur organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, dan puskesmas se-Kabupaten Gowa ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Ia menekankan bahwa membangun perisai siber tidak cukup hanya dengan perangkat teknologi, melainkan juga melalui sumber daya manusia yang paham, peduli, dan siap mengambil langkah preventif terhadap berbagai potensi kerawanan digital.
"Tantangan keamanan informasi yang semakin kompleks tidak dapat dihadapi oleh satu pihak saja. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antar seluruh unsur pemerintah daerah, termasuk peningkatan kompetensi dan budaya kerja yang mengedepankan prinsip keamanan digital," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain menjadi media transfer pengetahuan, siniar ini juga dimaksudkan sebagai bentuk pelaksanaan Peraturan Bupati Gowa Nomor 30 Tahun 2024 tentang Manajemen Keamanan Informasi SPBE di lingkungan pemerintah daerah.
"Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, Pemkab Gowa berharap keamanan siber bukan hanya menjadi tanggung jawab teknis, tetapi menjadi kesadaran kolektif seluruh aparatur pemerintahan," ujar dia.
Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Gowa Widiah Restuti Hasan menyampaikan siniar ini bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang aman dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini dilandasi oleh berbagai regulasi, termasuk Perpres Nomor 98 Tahun 2018 tentang SPBE dan Peraturan BSSN terkait manajemen insiden siber. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran, membangun budaya aman, serta memperkuat koordinasi antar-OPD dalam menghadapi risiko digital,” ucap dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!