Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Edukasi untuk Warga Kendari agar Tingkatkan Kesiapsiagaan Terhadap Bencana

📅 Jumat, 23 Mei 2025, 16:55 WIB | Oleh:
Edukasi untuk Warga Kendari agar Tingkatkan Kesiapsiagaan Terhadap Bencana Doc: Antara
Ket. BPBD Kendari saat melaksankan KIE di Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kendari - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengedukasi warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan bencana yang terjadi di kota itu.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Imran Ismail saat ditemui di Kendari, Jumat, mengatakan salah satu metode yang diberikan kepada masyarakat dengan menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bencana pada setiap kecamatan di Kota Kendari. Upaya KIE tersebut dianggap penting sebagai upaya yang strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

“Kegiatan KIE ini memiliki tujuan yang sangat strategis, yaitu untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan pengetahuan masyarakat terhadap bencana. Diharapkan masyarakat memahami jenis-jenis bencana serta langkah pencegahan dan penanggulangannya,” kata Imran Ismail.

Dia juga mengingatkan tanggung jawab penanggulangan bencana bukan hanya tugas dari BPBD, namun hal tersebut menjadi tugas bersama-sama.

"Pentingnya gotong royong, kesetiakawanan, dan kepedulian sosial dalam menciptakan masyarakat yang tangguh bencana," ujarnya.

Imran Ismail mengajak seluruh warga untuk mengikuti sosialisasi dengan seksama dan menjadikan setiap pengetahuan yang didapat dalam KIE bencana itu sebagai bekal dalam menghadapi kemungkinan bencana yang akan melanda.

“Kita bisa lebih siap, karena bencana bisa datang kapan saja. Dengan kerja sama semua pihak, kita bisa mencegah dampaknya,” jelas Imran Ismail.

Sementara itu Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Kota Kendari Rahmat Yunus mengatakan Kecamatan Wua-wua menjadi salah satu titik paling rawan bencana, khususnya banjir.

“Kita harus memahami potensi bencana di sekitar kita, agar bisa mawas dini dan siap siaga. Hampir setiap kali hujan turun, Wua-Wua selalu terdampak banjir,” ucap Rahmat Yunus.

Senada dengan itu, Camat Wua-wua Alamsyah menyampaikan terdapat empat kelurahan di wilayahnya menjadi fokus utama dalam penanganan potensi bencana.

Ia mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini sebagai langkah awal membangun ketangguhan masyarakat.

“Di Kecamatan Wua-wua ini terdapat empat kelurahan rawan bencana, yakni Kelurahan Anawai, Wua-wua, Bonggoeya, dan Mataiwoi,” tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Kenapa ASN Bekasi Diminta B...
Nasional
Layanan Kesehatan Naik Leve...
Nasional
Pasien BPJS Wajib Tahu! Ini...
Nasional
Kabar Baik Guru Honorer! Me...
Daerah
Kenapa Warga Bengkulu Diaja...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.