Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandara Husein Kembali Beroperasi, Bandung Perkuat Branding Pariwisata untuk Wisatawan

📅 Senin, 31 Agu 2026, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bandara Husein Kembali Beroperasi, Bandung Perkuat Branding Pariwisata untuk Wisatawan Doc: Antara
Ket. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat meninjau Bandara Internasional Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat.

Kota Bandung - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung terus memperkuat citra pariwisata di Bandara Internasional Husein Sastranegara seiring kembali beroperasinya penerbangan komersial.

Kepala Disbudpar Kota Bandung Adi Junjunan Mustafa mengatakan penguatan branding dilakukan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandung, pengelola bandara, dan pihak swasta.

“Pemerintah Kota Bandung kolaborasi dengan bandara, ada pihak swasta juga. Kita dari kami cukup intensif untuk me-branding Kota Bandung. Tentunya ini belum tuntas, terus akan kita makin matangkan,” ujar Adi di Bandung, Senin (31/8).

Menurut Adi, Bandara Husein Sastranegara memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu masuk wisatawan ke Kota Bandung. Karena itu, identitas dan karakter kota perlu diperkenalkan sejak wisatawan tiba di bandara.

Salah satu bentuk branding dilakukan melalui penggunaan ornamen dan visual yang merepresentasikan pariwisata Kota Bandung di area tunggu penumpang. Selain itu, terdapat layar LED sepanjang sekitar 10 meter yang menampilkan berbagai pesan bernuansa Bandung, termasuk ungkapan khas seperti “wilujeng landing” dan “sampurasoon”.

“Yang menjadi ikon itu di sana sudah ada tempat duduk kemudian ada kabin. Itu khas. Apalagi dengan LED yang panjang sampai 10 meter dan menampilkan kata-kata yang Bandung,” katanya.

Adi menambahkan ornamen visual di bandara juga menampilkan karya seni penyandang disabilitas Muhammad Syafiq atau Oki. Menurutnya, karya tersebut memiliki nilai penting karena tidak hanya mengangkat unsur seni, tetapi juga memperkuat pesan tentang inklusivitas Kota Bandung.

“Dibuatnya juga oleh difabel. Kalau buat Pak Wali, Bandung itu kota inklusif, kota yang sangat terbuka. Siapa pun bisa memberikan kontribusi buat Kota Bandung,” kata Adi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

AMI Awards 2026 Umumkan 67 Kategori Nominasi

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
AMI Awards 2026 Umumkan 67 ...
Nasional
BMKG Peringatkan Potensi Ge...
Advertisement
BMKG: El Nino Sangat Kuat Sedang Terjadi

BMKG: El Nino Sangat Kuat Sedang Terjadi

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.