Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polresta Cirebon Sebut Jalur Pantura Masih Jadi Titik Rawan Kecelakaan

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 12:55 WIB | Oleh:
Polresta Cirebon Sebut Jalur Pantura Masih Jadi Titik Rawan Kecelakaan Doc: antara foto
Ket. Ilustrasi kesemrawutan jalur Pantura, Cirebon.

CIREBON - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat (Jabar), menyebutkan jalur pantai utara (Pantura) di daerah tersebut masih menjadi titik rawan kecelakaan lalu lintas, dengan jumlah insiden yang tergolong banyak akibat tingginya pelanggaran aturan berkendara.

Kepala Satlantas Polresta Cirebon Kompol Mangku Anom Sutresno mengatakan sepanjang Januari hingga April 2025 terdapat 289 kasus kecelakaan lalu lintas yang mayoritas terjadi di jalur Pantura Cirebon.

Ia menjelaskan data menunjukkan kasus kecelakaan di jalur Pantura umumnya terjadi di wilayah Kecamatan Depok, Gempol, dan Pangenan.

Menurut dia, seluruh insiden tersebut melibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat yang mengakibatkan adanya korban.

“Penyebab utama kecelakaan adalah karena kurangnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara,” katanya.

Dari hasil pendataan, kata dia, pelanggaran paling dominan dilakukan oleh pengendara roda empat, seperti melawan arus dan tidak menggunakan sabuk keselamatan.

Anom menyebutkan kalau pelanggaran semacam ini, sangat membahayakan dan bisa meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.

Untuk menekan angka kecelakaan, pihaknya saat ini rutin melakukan tindakan penegakan hukum melalui penilangan dan teguran di lapangan.

“Semua bentuk pelanggaran kami tindak agar masyarakat lebih tertib saat berkendara sesuai peraturan yang berlaku,” katanya.

Lebih lanjut, dia menuturkan sepanjang tahun 2024, tercatat ada 709 kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Melihat tren tersebut, Polresta Cirebon mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap keselamatan di jalan dengan mematuhi seluruh peraturan lalu lintas.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak melawan arus, selalu menggunakan sabuk keselamatan, dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
OIKN Perkuat Patroli Udara ...
Luar Negeri
Rival Jadi Mitra, Tiongkok-...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.