Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paris Dinobatkan Sebagai Ekosistem Teknologi Terkemuka di Eropa

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 02:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Paris Dinobatkan Sebagai Ekosistem Teknologi Terkemuka di Eropa Doc: AFP/MIGUEL MEDINA

STOCKHOLM - Paris telah dinobatkan sebagai juara teknologi Eropa baru, mengalahkan London untuk pertama kalinya pada beberapa metrik, menurut data dari Dealroom, yang mengumpulkan informasi tentang perusahaan rintisan dan firma modal ventura.

Antara tahun 2017 dan 2024, nilai perusahaan gabungan dari perusahaan rintisan di Paris meningkat 5,3 kali lipat, dibandingkan dengan 4,2 kali lipat di London, kata Dealroom, setelah menilai lusinan metrik yang berkontribusi pada ekosistem teknologi yang sukses.

“Meskipun London menarik putaran pendanaan yang lebih besar, valuasi aktual perusahaan-perusahaan tersebut belum meningkat secara dramatis, sementara putaran pendanaan yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang berpusat di Paris memiliki dampak yang lebih besar pada valuasi,” kata Dealroom.

Perusahaan teknologi Prancis, termasuk Mistral AI dan Poolside, mengumpulkan $7,8 miliar tahun lalu, kurang dari London yang sebesar $11,3 miliar.

Eropa tertinggal dari kawasan lain dalam inovasi teknologi, hanya beberapa negara yang mencoba meningkatkan investasi teknologi.

Sementara kapitalisasi pasar perusahaan teknologi, media, dan telekomunikasi global meningkat dari $7 triliun pada tahun 2000 menjadi $34 triliun tahun lalu, pangsa Eropa turun dari 30 persen menjadi hanya 7 persen, menurut laporan McKinsey pada Rabu (21/5).

Jika Eropa mempertahankan pangsanya, maka akan menghasilkan tambahan nilai pasar sebesar $8 triliun, kata McKinsey.

Paris juga merupakan satu-satunya kota Eropa yang masuk dalam daftar lima juara global teratas Dealroom, yang didominasi oleh kota-kota AS.

Acara ini berlangsung sebulan sebelum Paris menjadi tuan rumah salah satu konferensi teknologi global terbesar, VivaTech, yang menghadirkan para eksekutif puncak dari berbagai perusahaan seperti Nvidia, Alibaba, Meta, OpenAI, Mistral, Anthropic, dan Cohere.

Konferensi tahun lalu dihadiri oleh lebih dari 165.000 orang.

"Ini bukan hanya tentang daya saing Paris di kancah AI saat ini, tetapi juga tentang apa yang akan terjadi selanjutnya dan bagaimana kita dapat terus menarik bakat, investasi, dan aktivitas teknologi," kata Francois Bitouzet, direktur pelaksana VivaTech.

Sejak berkuasa pada tahun 2017, Presiden Prancis Emmanuel Macron telah berbicara tentang keinginannya agar Prancis menjadi pemimpin dunia dalam bidang AI dan 'teknologi mendalam', mengundang beberapa perusahaan untuk berinvestasi di negara tersebut, dan mendorong pembentukan inkubator startup Station F. CNA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

57 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.