Harus Jadi Prioritas, Kemenpar Tekankan Keamanan dan Keselamatan di Destinasi
Kamis, 22 Mei 2025, 12:40 WIBJAKARTA â Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menekankan agar para stakeholder pariwisata memprioritaskan keamanan dan keselamatan di destinasi pariwisata.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto mengatakan pentingnya memperkuat faktor penunjang kenyamanan berwisata.Â
Hal tersebut sebelumnya sempat menjadi bahasan utama dalam Forum Diskusi Keselamatan dan Keamanan di Destinasi Pariwisata di HeHa Sky View, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama ini.Â
"Oleh karena itu, pendekatan yang terintegrasi dan kolaboratif menjadi sangat penting dalam pembangunan pariwisata nasional," kata Hariyanto, dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Ia juga menekankan, aspek keselamatan kini menjadi salah satu pertimbangan utama wisatawan dalam memilih tujuan berwisata.Â
Hal ini diamini Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Krisis, Fadjar Hutomo.
âPariwisata tidak cukup hanya menawarkan keindahan destinasi. Jaminan keamanan dan keselamatan menjadi tanggung jawab bersama baik pemerintah maupun swasta. Mitigasi risiko dan kesiapsiagaan terhadap krisis harus menjadi bagian dari tata kelola destinasi,â katanya menegaskan.
Fadjar berharap, forum ini bisa menjadi wadah strategis untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam membahas langkah konkret peningkatan keamanan dan keselamatan wisatawan dalam mencapai tujuan menjaring informasi, memetakan risiko, serta merumuskan strategi penanganan keamanan dan keselamatan destinasi.
Sedangkan Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Purwoto, mengungkapkan pembangunan pariwisata di Yogyakarta, khususnya wilayah Gunungkidul, telah menunjukkan perkembangan signifikan sebagai destinasi unggulan.Â
âSektor swasta juga berperan penting dalam mendukung pengembangan fasilitas pariwisata, mulai dari akomodasi, daya tarik wisata, venue MICE, hingga infrastruktur pendukung lainnya," kata Joko.
Kegiatan ini dihadiri peserta dari unsur pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, asosiasi, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
MRT Jakarta Rumuskan Perbaikan Prosedur Keamanan Parkir Sepeda
-
Fokus SDM, Yogyakarta Jadi Pusat Rujukan Beragam Sektor, Bukan Hanya Wisata
-
Tukin Dosen Diberikan Per Enam Bulan, Mendiktisaintek Ungkap Alasannya
-
Eintracht Frankfurt Resmi Datangkan Pemain Sayap Asal Jepang Ritsu Doan, Kontrak Hingga 2030
-
75 Tahun Seminari Stella Maris, Para (Mantan) Rektor Buka Kartu
-
Pengembangan Gunung Pamaton Sebagai Ekowisata Berbasis Konservasi
-
China Akhirnya Tanggapi Rencana Indonesia Beli Jet Tempur J-10, Begini Sikapnya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.