Wagub Taj Yasin Salurkan Bantuan Korban Banjir Grobogan

Rabu, 21 Mei 2025, 16:35 WIB

GROBOGAN - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin meninjau korban bencana banjir di Desa Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, sekaligus menyalurkan bantuan senilai 253,46 juta rupiah.

“Sehat-sehat semuanya, ya. Insya Allah segera surut dan kami akan mengupayakan penanganan dipercepat,” ujarnya saat menyapa warga dan berdialog dengan para pengungsi di Grobogan, Rabu (21/5).

Ket. Foto: Wagub Jateng Taj Yasin saat meninjau korban banjir di Kabupaten Grobogan. — Sumber: antara foto

Kunjungannya itu, kata dia, juga untuk memastikan para korban bencana tertangani dengan baik.

Bantuan yang diberikan mencakup logistik, sembako, beras 1 ton, dan pasokan obat-obatan. Dalam kesempatan itu, Taj Yasin juga membagikan mainan untuk anak-anak di pengungsian.

Salah seorang pengungsi, Harjoko mengaku sudah lima hari bersama keluarganya mengungsi di Gedung Olahraga (GOR) Tanggirejo. Banjir besar yang datang tiba-tiba pada Jumat (16/5) sore membuat dirinya dan keluarganya meninggalkan rumah sejak Sabtu (17/5).

Beruntungnya, pos kesehatan yang tersedia di lokasi juga membuat para pengungsi setidak-tidaknya merasa tenang. “Pelayanannya bagus, cek kesehatan ada, saya sering minta dicek. Setiap waktu makan, juga tidak telat. Tiga kali sehari terpenuhi,” ucapnya.

Pengungsi lainnya, Fatikhah mengaku senang atas kunjungan langsung Wagub Jateng.

Parmi, wanita paruh baya yang tengah duduk di depan rumahnya yang masih tergenang air setinggi sekitar 50 sentimeter (cm). Matanya berkaca-kaca saat menceritakan evakuasi menggunakan kapal dan rasa was-was ingin kembali ke rumah.

“Banjir hingga dada orang dewasa. Kemarin dievakuasi pakai kapal. Dari hari Sabtu (17/5) saya sudah mengungsi. Ini baru pulang, mau cek rumah, tetapi belum berani masuk. Semua barang-barang pada jatuh,” ujarnya.

Jumlah pengungsi terdampak banjir di Kabupaten Grobogan mencapai 274 jiwa, mayoritas terdiri dari lansia, ibu-ibu, dan anak-anak.

Banjir di Grobogan mulai terjadi sejak Jumat (16/5) malam, akibat hujan ekstrem sehingga menyebabkan air sungai meluap dan tanggul jebol.

Banjir tersebut tersebar di sejumlah desa, di antaranya di Kecamatan Tegowanu (Desa Sukorejo, Tanggirejo, Medani), Tanggungharjo (Desa Sugihmanik), Gubug (Desa Penadaran), Godong (Desa Tungu, Latak, Manggarmas, Harjowinangun), Karangrayung (Desa Termas, Putatnganten, Temurejo), dan Kedungjati (Desa Padas), dan Kradenan (Desa Kuwu).

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum agar dilakukan normalisasi Tuntang. “Memang pancaroba ini besar sekali dampaknya di wilayah kita, terutama banjir, karena hujan yang terus-menerus,” ujarnya.

Ia juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota di wilayahnya, bahkan sampai tingkat pemerintah desa agar selalu tanggap terhadap bencana.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.