Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tekan Polusi Udara Jakarta, KLH Turunkan Tim ke Kawasan Industri

📅 Senin, 19 Mei 2025, 11:25 WIB | Oleh:
Tekan Polusi Udara Jakarta, KLH Turunkan Tim ke Kawasan Industri Doc: ANTARA
Ket. Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq (tengah) ditemui wartawan saat berkunjung ke KBN di Marunda, Jakarta Utara, Senin (19/5/2025)

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akan menurunkan tim ke kawasan industri, termasuk Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Jakarta Utara, untuk memetakan dan menangani sumber pencemar polusi udara di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Dalam kunjungan kerja ke KBN, Marunda, Jakarta Utara, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengatakan jelang musim kemarau pihaknya menyadari terdapat potensi penurunan kualitas udara, termasuk yang bersumber dari boiler di kawasan industri.

"Hari ini kami akan menurunkan semua tim KLH, khusus ke KBN, nanti minggu depan ke kawasan industri yang lain. Jadi setiap minggu kita akan bergeser untuk melakukan mapping dan memberikan arahan pengurangan emisi gas buang kita," tutur Menteri LH Hanif.

Menteri Hanif mengakui langkah tersebut tidak akan langsung secara instan memperbaiki kualitas udara, tapi dapat mendukung upaya menekan polusi udara dengan pengurangan sumber polutan di wilayah Jabodetabek.

KLH rencananya akan menurunkan tim beranggotakan sekitar 60 orang untuk menyusur dan melalukan pemetaan secara menyeluruh ke kawasan yang berada di bawah KBN, sebelum melanjutkan langkah serupa dengan kawasan industri lain.

"Kami harapkan 3-4 hari selesai, kemudian kami akan pindah yang lain. 3-4 hari sudah ada rumusan ini, mana yang krusial berkontribusi menyebabkan paling besar kepada dua hal, yang pertama kualitas udara, yang berikutnya kualitas air," jelas Menteri LH Hanif.

Fokus diberikan kepada Jabodetabek, kata dia, mengingat wilayah tersebut memiliki jumlah 30,2 juta jiwa dengan tingkat kerapatan pemukiman, dimana penurunan kualitas lingkungan akan berdampak secara masif kepada masyarakat.

Pengawasan langsung oleh KLH akan dilakukan selama beberapa pekan ke depan untuk menurunkan polusi udara, dilakukan sejalan dengan upaya mengurangi asap dan polusi yang berasal dari kebakaran lahan.

Kebakaran lahan terutama diantisipasi di wilayah rentan, termasuk sejumlah titik di Sumatera dan Kalimantan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”
    Preview komentar:
    Layanan pusat bantuan Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Layanan pusat bantuan Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
  • Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan
    Preview komentar:
    Layanan bebas pulsa Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Layanan bebas pulsa Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
  • Night at Museum Ajak Generasi Muda Pelajari Sejarah dan Budaya dalam Suasana Eksklusif
    Preview komentar:
    Layanan WhatsApp Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
    Layanan WhatsApp Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Menkes Dorong Dokter Indone...

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.